PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) mengumumkan rencana penghapusan pencatatan saham atau delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Keputusan ini diambil setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 5 Juni 2026.

>>> Marc Marquez Kuasai Sprint Race MotoGP Hongaria 2026 di Sirkuit Balaton Park

Emiten milik Group Djarum ini akan melanjutkan proses dengan penawaran tender sukarela (Voluntary Tender Offer/VTO) oleh PT Iforte Solusi Infotek selaku pemegang saham pengendali.

Hal ini diumumkan dalam keterbukaan informasi pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Iforte akan melakukan VTO kepada seluruh pemegang saham publik dengan menyasar 650.832 saham.

Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp5.400 per saham, lebih tinggi dibandingkan harga penawaran tender wajib pada 4 Oktober 2024 yang senilai Rp4.067 per saham.

Manajemen IBST menjelaskan bahwa harga tersebut telah mengikuti regulasi yang berlaku.

Harga pembelian saham harus lebih tinggi dari rata-rata harga tertinggi perdagangan harian di BEI dalam 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPSLB, yaitu Rp5.374 per saham.

Alasan Delisting dan Tahapan Selanjutnya

Perusahaan yang merupakan anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ini melakukan delisting sebagai bagian dari penyederhanaan struktur korporasi.

Langkah ini mengubah status anak perusahaan dari terbuka menjadi tertutup.

>>> Kebakaran Landa Kamar Karyawan Hotel Jemaah Haji Indonesia di Makkah

Manajemen menyatakan bahwa perubahan status menjadi perusahaan tertutup akan memungkinkan struktur grup yang lebih agile dan efisien.

Sinergi antar entitas usaha diharapkan lebih mudah dilakukan, dan manajemen dapat fokus pada strategi bisnis jangka panjang Grup TOWR.

Proses go private ini akan berjalan dalam beberapa tahapan hingga pembatalan pencatatan efek secara resmi oleh otoritas bursa.

Berikut jadwal tahapan delisting dan go private IBST:

RUPSLB telah dilaksanakan pada 5 Juni 2026.

Pengumuman pernyataan VTO kepada masyarakat dijadwalkan pada 9 Juni 2026, dan perkiraan tanggal pernyataan efektif VTO dari OJK pada 29 Juni 2026.

Masa VTO diperkirakan berlangsung dari 1 hingga 30 Juli 2026, dengan tanggal akhir pembayaran VTO pada 11 Agustus 2026.

OJK diperkirakan mencabut efektifnya pernyataan pendaftaran pada 19 Maret 2027.

>>> Bocoran iOS 27: Daftar iPhone yang Tak Lagi Dapat Pembaruan

BEI diperkirakan membatalkan pencatatan efek pada 8 April 2027, diikuti oleh KSEI yang membatalkan penitipan kolektif pada tanggal yang sama.