Menurut penjelasannya, PBSI menilai produk tersebut telah memenuhi seluruh kriteria ketat yang ditetapkan panitia pelaksana. Kualitas produksi yang higienis memberikan nilai tambah selama kompetisi berlangsung.

"PBSI melihat Le Minerale sebagai brand yang memiliki komitmen terhadap kualitas produk dan konsistensi dalam menyediakan air mineral yang aman untuk dikonsumsi.

Ketersediaan kandungan mineral alami serta proses produksi yang terjaga menjadi nilai tambah dalam mendukung kebutuhan cairan dan mineral atlet yang menjalani aktivitas fisik dengan intensitas tinggi," jelas Achmad.

>>> Aksesmu Gandeng Noovoleum Edukasi Mitra Warung Kelola Minyak Jelantah

Seluruh jajaran pemangku kepentingan dalam turnamen ini dipastikan akan mendapatkan pasokan hidrasi yang sama. Hal ini krusial untuk menjaga kelancaran kompetisi berskala internasional.

"Hal tersebut menjadikan Le Minerale relevan sebagai official mineral water dalam mendukung atlet, ofisial, dan seluruh pihak yang terlibat dalam Indonesia Open 2026," sambung Achmad.

Kepala Bidang Kesehatan Indonesia Open 2026, dr. Carmen Jahja, memberikan pandangan medis mengenai pentingnya hidrasi bagi olahragawan.

Cairan dan mineral memiliki fungsi vital dalam mendukung metabolisme energi dan mempercepat pemulihan jaringan tubuh.

"Di dalam pembentukan energi tadi, kita perlu cairan yang cukup supaya kita tidak kekurangan cairan.

Jadi memang setiap kali seorang atlet lagi melakukan kegiatan olahraganya itu pasti akan terbentuk energi yang banyak, akan terbentuk panas yang banyak, diperlukan cairan yang banyak dan diperlukan mineral," ungkap dr. Carmen.

Asupan nutrisi cair yang tepat juga sangat memengaruhi kondisi fisik atlet pascatanding. Mineral esensial membantu meminimalkan risiko timbulnya kelelahan otot yang berlebihan atau rasa pegal.

"Nah, asupan mineral itu bukan saja penting, sangat penting untuk mempercepat recovery, untuk mempercepat menghilangkan zat-zat yang timbul akibat pembentukan energi tadi, orang suka bilang DOMS atau pegal-pegal atau lemah dan sebagainya," tambah dr. Carmen.