Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026. Lonjakan peringkat ini terjadi setelah salah satu pesaingnya terkena sanksi berat.

Adrian Fernandez, pebalap Spanyol dari tim Leopard Racing, terbukti melakukan manipulasi pada kendaraannya. Penyelenggara menemukan kawat pengaman mesin dan stiker penanda pembongkaran mesin telah dirusak dengan sengaja.

>>> Kreativitas IP Lokal Anak Muda Indonesia Berpotensi Jadi Tambang Cuan

Mesin bersegel nomor A810 yang bermasalah tercatat digunakan dalam enam seri balapan Moto3 2026. Akibatnya, seluruh poin yang diraih Fernandez dalam balapan tersebut resmi dibatalkan.

Hukuman diskualifikasi berlaku untuk seri di Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya. Fernandez kini hanya tercatat finis pada satu balapan, yaitu posisi keempat di Italia.

Manajemen Leopard Racing memilih tidak memberikan pernyataan resmi saat sanksi diumumkan. Pihak tim dilaporkan sangat terpukul atas hukuman yang menimpa pebalap mereka.

>>> 6 Jenis Cangkir Kopi yang Memengaruhi Rasa dan Karakter Minuman

Sanksi ini berdampak positif bagi Veda Ega Pratama yang sebelumnya finis keempat di Moto3 Prancis. Pebalap Honda Team Asia itu otomatis naik satu peringkat ke posisi ketiga.

Klasemen Sementara Moto3 2026

Perubahan ini merombak susunan lima besar klasemen.

Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team) memimpin dengan 145 poin, disusul Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) 93 poin, dan Veda Ega Pratama 67 poin.

>>> INDEF: Ekspor Satu Pintu PT DSI Berpotensi Gerus PNBP Negara

Posisi keempat ditempati Marco Morelli (CFMoto Aspar Team) dengan 62 poin, dan Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) 60 poin melengkapi lima besar.