Pemilihan presiden Real Madrid semakin memanas. Calon presiden Enrique Riquelme melontarkan pernyataan kontroversial mengenai Barcelona.

Dalam wawancara di podcast "The Wild Project", Riquelme mengaku ingin melihat Barcelona bermain di divisi dua. "Saya akan sangat senang jika itu terjadi," ujarnya.

>>> Florentino Perez Janjikan Transfer Rekor Real Madrid Minimal 150 Juta Euro

Ia bahkan menambahkan, "Saya juga ingin Barcelona menghilang. Saya tidak akan punya masalah dengan itu."

Namun, Riquelme menegaskan pernyataannya bukan bentuk penghinaan.

Riquelme juga mengkritik kebijakan Florentino Perez yang dianggap terlalu membantu Barcelona. Menurutnya, Perez kerap membantu Barcelona saat terpuruk, termasuk dalam urusan hak siar dan bisnis komersial.

"Pada setiap kesempatan ketika mereka sedang terpuruk, jika saya berada di sana, saya tidak akan mengulurkan tangan," tegas Riquelme.

>>> FIFA Siapkan Tiga Protokol Tegas Antisipasi Rasisme di Piala Dunia 2026

Ia juga menyoroti dugaan penggunaan uang untuk membayar wakil presiden komite wasit.

"Rivalitas harus sehat, tetapi berbeda jika Anda bersaing dengan pihak yang diduga menggunakan uang untuk hal tersebut," imbuhnya.

Kritik terhadap Florentino Perez

Selain menyerang Barcelona, Riquelme mengkritik arah pengelolaan internal Real Madrid. Ia menilai keputusan krusial klub lebih dipengaruhi lingkaran terdekat Perez.

Riquelme mempertanyakan kesepakatan bisnis yang melibatkan klub. "Melalui perusahaan pribadinya, dia menagih Real Madrid secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya.

>>> Timnas Indonesia Bantai Oman 3-0 di FIFA Matchday

Ia juga menyoroti keterlibatan Perez dalam proyek Super League. "Dia terlibat karena menjadi pemegang saham perusahaan yang membentuk kompetisi itu," cetus Riquelme.