Kondisi ekonomi yang menantang mengubah cara masyarakat berbelanja, baik secara daring maupun luring.

Istilah "in this economy" mencerminkan sikap konsumen yang semakin berhati-hati dalam membelanjakan uang akibat lonjakan biaya hidup.

>>> Sarwendah Bantah Paksa Ruben Onsu Bayar Nafkah Rp200 Juta

Meski demikian, festival belanja daring tetap menjadi momen yang dinantikan. Publik kini memanfaatkan promo tanggal kembar bulanan untuk berburu produk berkualitas tinggi yang terjamin keasliannya.

Pergeseran perilaku ini dianalisis oleh Commercial Director Lazada Indonesia, Erika Agustine, bersama Director of Online Business Samsung Indonesia, Selvia Gofar.

Keduanya memaparkan proyeksi tren belanja pertengahan tahun 2026 dalam acara LazTalks di Sentosa Senayan, Jakarta pada Kamis (04/06).

Menurut Erika, fenomena ekonomi saat ini memaksa masyarakat mengubah cara pandang terhadap belanja.

Konsumen tidak lagi sekadar mencari barang murah, melainkan juga mempertimbangkan manfaat jangka panjang, sehingga proses pembelian menyerupai investasi.

"Kalau dulu yang penting paling murah, yang penting promo paling besar.

Sekarang kita melihat justru karena ekonomi semakin seperti ini, orang akan lebih selektif dalam membeli, make sure barang yang dia beli itu asli, pengalamannya juga seamless, dan end-to-end value-nya ada," ujar Erika.

Data transaksi di platform e-commerce menunjukkan pembeli lebih aktif mencari toko resmi atau penjual terverifikasi.

"Kalau saya lihat dua tahun belakangan, mereka lebih fokus belanja di LazMall, lebih fokus mencari barang dari authorized seller, distributor resmi, atau brand asli," tambah Erika.

LazMall merupakan kanal khusus yang mengintegrasikan official store dari berbagai brand global dan lokal. Kanal ini mencakup kategori seperti Kecantikan serta kebutuhan Ibu & Anak.

Periode pertengahan tahun secara historis menjadi pendorong utama peningkatan aktivitas belanja. Erika menjabarkan momen seperti liburan sekolah, tahun ajaran baru, dan pemenuhan kebutuhan rumah tangga memicu lonjakan permintaan.