Google mulai memperluas kehadiran asisten kecerdasan buatan (AI) Gemini ke smartphone Android kelas entry-level dan menengah pada pertengahan 2026.

Langkah ini diambil untuk mempercepat adopsi AI generatif di pasar ponsel global secara lebih luas.

>>> 51 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Juni 2026, Borong Permata untuk Buru R9 dan Gullit 120

Sejumlah perangkat dengan harga terjangkau kini mulai mendapatkan integrasi Gemini melalui pembaruan sistem maupun aplikasi bawaan.

Kehadiran teknologi ini sekaligus menggeser peran Google Assistant yang sebelumnya menjadi asisten virtual utama.

Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi Google untuk memperluas ekosistem AI generatif ke segmen pengguna yang lebih luas.

Fitur pintar tersebut kini tidak lagi terbatas pada perangkat flagship seperti seri Google Pixel atau Samsung Galaxy premium saja.

Google terus memperkuat integrasi Gemini ke berbagai layanan Android bawaan dalam beberapa bulan terakhir.

Beberapa aplikasi yang sudah terintegrasi antara lain Gmail, Google Messages, hingga Google Photos.

Perubahan ini mulai terlihat pada beberapa perangkat Samsung Galaxy seri A dan lini Motorola Moto G yang menggunakan Android 15 atau versi terbaru.

Dukungan Gemini di ponsel terjangkau umumnya hadir melalui aplikasi mandiri yang dapat menggantikan fungsi Google Assistant secara penuh.

Sebagai platform AI multimodal, Gemini dirancang agar mampu memahami teks, suara, gambar, dan konteks penggunaan perangkat secara lebih natural.

Di ekosistem Android, asisten ini dapat menjalankan perintah lintas aplikasi, merangkum informasi, hingga membantu pencarian berbasis konteks.

>>> 3 iPhone Paling Laris di Dunia Awal 2026, Nomor 1 Bukan Pro Max

Meski demikian, tidak semua fitur Gemini tersedia penuh di perangkat murah.