Meski demikian, ia menegaskan tetap menaruh rasa hormat kepada City sebagai pemilik sah sang gelandang saat ini. "We have spoken to his agent.

We have to respect his club, but if I'm president he will play for Madrid. I will do everything possible," kata Enrique Riquelme.

Klaim sepihak dari kubu penantang ini langsung memicu reaksi dari pihak internal sang penyerang Norwegia.

Ayah Erling Haaland, Alfie Inge, bersama agen Rafaela Pimenta, langsung merilis pernyataan bersama untuk meredakan spekulasi.

"All very entertaining but not true," kata Alfie Inge dan Rafaela Pimenta dalam pernyataan bersama.

Pihak keluarga dan agen Haaland menegaskan tidak ingin terseret dalam dinamika politik internal di kubu Los Blancos.

Mereka memilih bersikap netral terhadap jalannya proses demokrasi di klub raksasa Spanyol tersebut.

"We wish all the best for both candidates in the Real Madrid elections," kata Alfie Inge dan Rafaela Pimenta.

Di sisi lain, Rodri sendiri sempat memberikan komentar mengenai situasinya menjelang berakhirnya era kepelatihan Pep Guardiola di Manchester City.

Gelandang berusia 29 tahun itu mengakui adanya faktor eksternal yang memengaruhi dinamika kariernya.

"I'm very calm, I know exactly where I stand, and I'll tell you that perhaps if there hadn't been a World Cup, things might be different now," kata Rodri.

Pemilihan Presiden Real Madrid

Pemilihan presiden Real Madrid kali ini menjadi yang pertama dalam 20 tahun terakhir di mana Florentino Perez mendapatkan penantang serius.

Riquelme yang berusia 37 tahun membawa program kampanye agresif, termasuk pemotongan biaya keanggotaan tahunan hingga 50 persen jika tim gagal menjuarai Liga Champions musim depan.