Pemerintah Australia kembali membuka program beasiswa Australian Government Research Training Program Scholarship (AGRTPS) 2026.

Program ini ditujukan bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, yang ingin menempuh jenjang PhD atau Master by Research.

>>> Microsoft Tunda Peluncuran Game Fable hingga Februari 2027

Pendaftaran untuk tahun akademik 2026 dibuka hingga 18 Juni 2026. Mahasiswa terpilih akan berkuliah di Flinders University, Adelaide, Australia.

Manfaat dan Cakupan Beasiswa

Program AGRTPS menanggung hampir seluruh kebutuhan mahasiswa selama masa studi.

Selain pembebasan biaya kuliah penuh hingga empat tahun, penerima beasiswa mendapatkan tunjangan biaya hidup tahunan sebesar 36.061 dolar Australia atau setara Rp462 juta per tahun.

Tunjangan hidup dibayarkan setiap dua minggu sekali.

Beasiswa juga mencakup asuransi kesehatan internasional (OSHC), bantuan dana relokasi hingga 1.485 dolar Australia (sekitar Rp19 juta) bagi yang pindah ke Adelaide, serta dukungan dana riset selama 3,5 tahun.

Persaingan program ini sangat ketat karena kuota hanya sekitar lima orang per tahun. Pelamar diharapkan memiliki kualifikasi akademik unggul dan rekam jejak riset yang kuat.

Persyaratan Umum

Calon pendaftar harus memenuhi beberapa kriteria dasar. Pelamar harus berstatus mahasiswa internasional, bukan warga negara atau penduduk tetap Australia maupun Selandia Baru.

Pelamar juga harus akan memulai program Higher Degree by Research (HDR) di Australia untuk pertama kalinya, memilih bidang penelitian prioritas Flinders University, dan memenuhi persyaratan masuk akademik.

>>> Hasil Luksemburg Vs Italia: Skor 0-1, Eksperimen Terbaru Azzurri Menang Tipis di Kualifikasi 2026

Kemampuan bahasa Inggris dibuktikan dengan skor tes resmi yang masih berlaku hingga Maret 2027, serta komitmen studi penuh waktu.