Persiapan Tim Nasional Republik Demokratik Kongo untuk Piala Dunia 2026 mendapat hambatan serius akibat wabah Ebola.

Krisis kesehatan ini membuat skuad Les Leopards kesulitan mengatur jadwal pertandingan uji coba internasional.

>>> Manchester United Bidik Aurelien Tchouameni Usai Ederson

Pelatih Sebastien Desabre mengatakan timnya harus terus beradaptasi dengan perubahan situasi mendadak. Salah satu kendala utama adalah pembatalan izin pertandingan persahabatan melawan Cile.

Laga itu direncanakan berlangsung di La Linea de la Concepcion, Spanyol, pada 9 Juni 2026. Namun, Wali Kota Juan Franco membatalkan izin demi mengantisipasi penyebaran virus Ebola.

Keputusan itu berdasarkan rekomendasi ketat dari layanan kesehatan Pemerintah Daerah Andalusia. Meski ditolak, Desabre belum menyerah mencari solusi agar laga tetap berjalan.

Alternatif Solusi Timnas Kongo

Tim kepelatihan Kongo tengah mempertimbangkan beberapa alternatif. Pertama, mencari lokasi stadion alternatif di wilayah yang lebih terbuka menerima kedatangan tim.

Kedua, menggelar pertandingan secara tertutup tanpa penonton untuk meminimalisir risiko. Ketiga, melakukan negosiasi ulang terkait protokol kesehatan tambahan.

Keempat, memanfaatkan fasilitas olahraga di negara tempat pemusatan latihan saat ini. Desabre menyebut opsi bermain tanpa penonton sebagai jalan tengah yang masuk akal.

Pelatih asal Prancis itu menekankan skuad asuhannya memiliki mentalitas kuat menghadapi ketidakpastian. Mereka tidak akan kesulitan menyesuaikan diri dengan jadwal yang fleksibel.

Perjalanan Emosional Menuju Piala Dunia

Perjalanan RD Kongo menuju Piala Dunia 2026 sangat emosional karena ini penampilan perdana sejak 1974. Saat itu, negara tersebut masih bernama Zaire.

Penyebaran Ebola yang kembali muncul sejak pertengahan Mei memaksa rencana awal berubah total. Rencana pemusatan latihan domestik dibatalkan demi keamanan pemain dan staf.