Banyak produsen otomotif China kini menetapkan pasar luar negeri sebagai medan tempur utama untuk menjaga keberlangsungan bisnis.

Dengan keunggulan teknologi mobil listrik, mereka optimis bisa mendominasi pasar global meski tantangan di dalam negeri semakin berat.

Selain persaingan merek tradisional, munculnya pemain baru seperti perusahaan teknologi besar diprediksi akan semakin memanaskan persaingan.

Salah satunya adalah kabar mengenai induk perusahaan TikTok yang disebut-sebut mulai melirik sektor otomotif.

Munculnya berbagai varian kendaraan listrik baru dengan harga terjangkau, seperti iCAR V23 yang dibanderol Rp 389,9 juta, menjadi bukti nyata inovasi tersebut.

Kendaraan dengan gaya boxy dan karakter off-road ini diprediksi akan menjadi tren baru yang menarik minat konsumen muda.

Secara keseluruhan, industri otomotif China tidak sedang meredup, melainkan bertransformasi ke fase yang lebih matang dan penuh persaingan global.

>>> John Herdman Puji Mathew Baker dan Tunjuk Kevin Diks sebagai Mentor

Keberhasilan mereka di pasar internasional akan menjadi penentu apakah kejayaan otomotif China akan terus berlanjut di tingkat dunia.