Sementara itu, varian dengan desain bodi lebih lebar atau versi "wide foldable" justru bakal dipasarkan sebagai Galaxy Z Fold 8 reguler.

Langkah ini menandai pertama kalinya identitas premium Ultra dibawa ke kategori perangkat layar lipat, setelah sebelumnya hanya eksklusif untuk lini Galaxy S.

Dari sisi spesifikasi perangkat keras, rincian komponen resmi untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra memang belum diumumkan.

Kendati demikian, bocoran yang beredar menyebutkan ponsel ini tetap mempertahankan desain lipat konvensional dengan konfigurasi tiga kamera pada sisi belakang.

Persaingan Segmen Ponsel Premium

Model Fold 8 dengan bodi lebar diprediksi mengusung pendekatan ergonomi yang berbeda demi menyajikan pengalaman visual menyerupai komputer tablet saat layar dibuka penuh.

Inovasi ini hadir di tengah ketatnya persaingan pasar ponsel lipat global.

Produsen kompetitor seperti Huawei, Honor, Oppo, dan Vivo terus menggempur pasar dengan meluncurkan produk foldable berdesain lebih tipis serta bentang layar yang lebih luas.

Sebagai pelopor kategori ponsel lipat modern, Samsung dituntut untuk terus menghadirkan pembaruan demi mengamankan pangsa pasarnya di segmen premium.

Langkah pendaftaran dokumen ini juga dinilai selaras dengan jadwal rutin perusahaan.

>>> Xiaomi Resmi Luncurkan 17T dan 17T Pro di Indonesia, Bawa Kamera Leica

Samsung secara konsisten memanfaatkan momentum pertengahan tahun untuk memperkenalkan generasi terbaru Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip melalui panggung acara Galaxy Unpacked.