Setelah digunakan untuk perjalanan jauh saat liburan, kondisi berbagai cairan kendaraan perlu diperiksa.

Komponen seperti coolant, cairan rem, dan air aki bisa mengalami penurunan volume atau kualitas akibat kerja ekstra.

>>> Harga BBM Diesel Non-Subsidi Turun per 1 Juni 2026, Ini Daftarnya

Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, menyarankan pemeriksaan segera setelah mobil kembali dari perjalanan jarak jauh. Hal ini penting untuk memastikan seluruh sistem kendaraan tetap optimal.

"Perjalanan jauh dengan durasi panjang, lalu lintas beragam, dan beban kendaraan besar membuat cairan bekerja lebih keras. Pemilik perlu memeriksa kondisi dan volumenya setelah liburan," ujarnya.

Cairan yang Wajib Diperiksa

Coolant atau cairan pendingin mesin menjadi prioritas. Sistem pendingin bekerja ekstra menjaga suhu mesin saat mobil dipakai lama.

Pastikan volumenya sesuai batas rekomendasi dan periksa kebocoran.

>>> Harga BBM Diesel Pertamina Turun 1 Juni 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Lebih Murah

Cairan rem juga wajib diperiksa karena kualitasnya bisa menurun. Minyak rem mudah menyerap kelembapan, sehingga kandungan air yang tinggi mengurangi efektivitas pengereman.

Untuk aki, khususnya tipe basah, periksa level air aki. Proses pengisian dan pelepasan daya selama perjalanan bisa memicu penguapan.

"Jika berkurang, tambahkan air demineral atau air aki agar umur pakai terjaga," kata Lung Lung.

>>> Periklindo Dorong Adopsi Kendaraan Listrik Murni di Indonesia

Pemeriksaan menyeluruh setelah liburan dapat mencegah masalah saat mobil dipakai sehari-hari.