Sistem ini sangat efisien jika dipasang pada pagar gang, dinding luar rumah, atau area balkon yang terbatas.

Selain memangkas biaya pembelian pot, penggunaan botol plastik membantu menekan angka limbah plastik di lingkungan tempat tinggal.

Sayuran berdaun seperti selada, bayam, kangkung, dan sawi sangat direkomendasikan untuk media ini karena sistem perakarannya tidak terlalu dalam.

Keunggulan utamanya adalah posisi botol yang menggantung tinggi akan menyulitkan tikus untuk menjangkau dan merusak tanaman.

Agar tampilan eksterior rumah semakin cantik, Anda bisa mengecat botol dengan warna-warna cerah atau menyusunnya dalam pola simetris yang rapi.

Dengan sedikit sentuhan seni, kebun vertikal dari botol plastik akan memberikan kesan rumah yang lebih segar dan terawat.

2. Kebun Vertikal dari Pipa PVC

Jika Anda memiliki sisa pipa PVC dari instalasi air, jangan terburu-buru membuangnya karena material ini sangat awet untuk berkebun.

Pipa bisa dilubangi pada jarak tertentu untuk menaruh bibit, kemudian dipasang bertingkat pada dinding dengan bantuan rangka besi atau kayu.

Model kebun seperti ini sangat populer dalam konsep urban farming karena mampu menampung banyak tanaman dalam satu lajur yang hemat tempat.

Selain itu, penggunaan pipa memberikan kesan kebun yang modern, profesional, dan sangat tertata rapi di area pemukiman padat.

Tanaman seperti pakcoy, stroberi, atau tanaman herbal lainnya sangat cocok tumbuh di dalam pipa PVC karena distribusi air penyiraman menjadi lebih merata.

Struktur pipa yang halus dan posisi pemasangan yang cukup tinggi juga menjadi rintangan alami bagi tikus yang ingin memanjat tanaman.

Perawatannya pun relatif mudah karena Anda hanya perlu menyiram dari satu ujung atau menggunakan sistem irigasi sederhana di sepanjang pipa.