Mantan manajer Liverpool dan Real Madrid, Rafa Benitez, secara terbuka menyatakan minatnya untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Italia.

Kursi kepelatihan Azzurri saat ini kosong setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri.

>>> Jadwal MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello dan Link Live Streaming

Benitez menyampaikan ketertarikannya saat menghadiri final Liga Champions antara Arsenal dan Paris Saint-Germain. Pria asal Spanyol itu mengaku tertantang untuk membawa Italia kembali berjaya.

"Saya sedang belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa Italia saya.

Melatih tim nasional di masa depan bisa menjadi pilihan yang nyata bagi saya," kata Benitez kepada Sky Sport.

Pengalaman Benitez di Serie A cukup matang.

Ia pernah mempersembahkan Piala Dunia Antarklub FIFA, Coppa Italia, dan dua trofi Supercoppa Italiana saat menukangi Inter Milan dan Napoli.

"Saya, pelatih tim nasional Italia? Saya akan melakukannya dengan senang hati," tegas Benitez saat merespons rumor yang mengaitkannya dengan posisi lowong tersebut.

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) tengah menunggu pemilihan umum pada 22 Juni 2026 untuk menentukan presiden baru.

Sementara itu, pelatih tim U-21 Silvio Baldini ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk laga persahabatan melawan Luksemburg dan Yunani.

>>> Jepang Uji Coba Lawan Islandia Sebelum Piala Dunia 2026

Nama-nama besar seperti Roberto Mancini yang melatih Al Sadd dan Antonio Conte juga masuk dalam bursa calon pelatih permanen.

Conte dilaporkan sangat berhasrat kembali menukangi Italia.

Di sisi lain, mantan pelatih Barcelona Xavi Hernandez memberikan pandangan mengenai masa depan Pep Guardiola. Guardiola baru saja meninggalkan Manchester City setelah satu dekade.

Xavi memprediksi Guardiola akan beralih ke level internasional. Menurutnya, dinamika kompetisi antarklub tidak lagi memberikan tantangan bagi Guardiola.

"Dia jenius dan Anda tidak pernah tahu apa yang akan dilakukan oleh seorang jenius, tetapi jika saya harus mengatakan sesuatu, mungkin dia sedang menunggu kesempatan untuk bergabung dengan tim nasional," jelas Xavi dikutip dari Goal English.

Xavi menilai Guardiola lebih cocok menangani tim nasional Inggris daripada Spanyol. Pengalaman melatih pemain-pemain Inggris di Manchester City menjadi modal adaptasi yang baik.

"Mengapa tidak? Spanyol sangat sulit tetapi mungkin Inggris," kata Xavi.

>>> Jadwal Semifinal Piala Uber 2026: Indonesia vs Korea Selatan

Proses pencarian pelatih baru timnas Italia masih menunggu pelantikan presiden FIGC yang baru pada akhir Juni 2026.