Yasinta Moiwend Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro, Sorotan Publik Beralih ke Biaya Perjalanan dari Papua

Tokoh perempuan adat asal Merauke, Yasinta Moiwend, melaporkan Ketua LBH Papua Merauke berinisial JTW ke Polda Metro Jaya setelah wajahnya muncul dalam film Pesta Babi tanpa persetujuan yang menurut pengakuannya tidak pernah diberikan.

Perempuan yang dikenal dengan sapaan Mama Sinta itu menyatakan dirinya baru mengetahui kemunculannya dalam film ketika tayangan tersebut sudah disaksikan publik. Kondisi itu membuatnya terkejut karena merasa tidak pernah menerima pemberitahuan maupun permintaan izin terkait penggunaan gambar dirinya.

Atas dasar tersebut, Mama Sinta memilih membawa persoalan itu ke ranah hukum dengan membuat laporan resmi ke kepolisian di Jakarta.

Di tengah proses hukum yang berjalan, perbincangan di media sosial berkembang ke isu lain. Sejumlah warganet mempertanyakan pihak yang membiayai perjalanan Mama Sinta dari Papua menuju Jakarta untuk mengurus laporan tersebut.

Pertanyaan itu muncul karena ongkos penerbangan dari Papua ke ibu kota dinilai cukup besar. Kondisi ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah Papua juga ikut menjadi bahan pembahasan dalam komentar yang beredar.

>>> Profil Luna Bijl, Supermodel Belanda yang Resmi Dilamar Maarten Paes

Beberapa akun media sosial menyoroti kemungkinan adanya pihak yang membantu pembiayaan keberangkatan Mama Sinta. Mereka meminta keterbukaan mengenai sumber dana perjalanan tersebut dan berharap perempuan adat itu tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang memiliki kepentingan lain.

Selain itu, ada pula komentar yang menilai harga tiket penerbangan dari Papua ke Jakarta saat ini cukup tinggi sehingga memunculkan dugaan bahwa biaya perjalanan tersebut tidak ditanggung secara pribadi.

Hingga perbincangan itu berkembang, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan pihak yang membiayai perjalanan Mama Sinta ke Jakarta untuk membuat laporan di Polda Metro Jaya.