Galaxy A57 5G Andalkan AI dan One UI, Performa Bukan yang Terkencang di Kelasnya

Samsung kembali meramaikan pasar ponsel menengah lewat Galaxy A57 5G. Perangkat ini tidak mengejar angka performa tertinggi, melainkan menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih stabil untuk kebutuhan harian.

Desain menjadi salah satu nilai jual yang paling menonjol. Galaxy A57 5G hadir dengan bodi setebal 6,9 mm dan bobot 179 gram, membuatnya terasa ringan saat digunakan dalam waktu lama.

Meski tampil tipis, Samsung tetap menyematkan baterai 5.000 mAh. Ponsel ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68 serta perlindungan Gorilla Glass Victus+ pada bagian layarnya.

>>> Astronom Rilis Simulasi FLAMINGO, Petakan Evolusi Alam Semesta

Di sektor tampilan, panel Super AMOLED+ 120Hz masih menjadi andalan. Layar terlihat cerah saat dipakai di luar ruangan, sementara reproduksi warnanya cukup tajam untuk kebutuhan hiburan maupun media sosial.

Samsung turut membawa sejumlah fitur berbasis AI melalui One UI 8.5. Beberapa di antaranya mencakup Circle to Search, Voice Transcription, hingga Object Eraser 3 yang membantu proses editing foto lebih praktis.

Kamera utama 50 MP dengan dukungan OIS menghasilkan foto yang konsisten dalam berbagai kondisi cahaya. Samsung juga meningkatkan kemampuan Nightography sehingga hasil pemotretan malam terlihat lebih bersih dibanding generasi sebelumnya.

Untuk dapur pacu, Exynos 1680 dinilai cukup aman menjalankan multitasking dan game ringan hingga menengah. Namun jika dibandingkan dengan rival di rentang harga yang sama, performa mentahnya memang belum menjadi yang paling agresif.

Pengguna yang lebih fokus pada gaming berat kemungkinan masih akan melirik chipset Snapdragon seri 8 atau Dimensity kelas atas. Karena itu, Galaxy A57 5G lebih cocok untuk pemakaian umum dibanding kebutuhan gaming kompetitif.

Samsung juga masih mempertahankan kebijakan tanpa charger di dalam kotak penjualan. Selain itu, fitur wireless charging belum tersedia pada seri ini.

Absennya slot microSD ikut menjadi perhatian, terutama bagi pengguna lama Samsung yang terbiasa menambah kapasitas penyimpanan lewat kartu eksternal. Pengguna harus menentukan pilihan memori internal sejak awal pembelian.

Walau memiliki beberapa kompromi, Galaxy A57 5G tetap menarik lewat pengalaman software yang matang. Samsung pun menjanjikan pembaruan Android hingga enam generasi untuk penggunaan jangka panjang.