Pasangan ganda campuran Indonesia, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, tersingkir dari Singapura Terbuka 2026. Mereka kalah di babak 32 besar pada Rabu (27/5).

Unggulan Indonesia harus mengakui keunggulan wakil Tiongkok, Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin. Pertandingan berlangsung ketat tiga gim di Singapore Indoor Stadium.

>>> Jadwal Sholat Jabodetabek 28 Mei 2026: Panduan Ibadah Tepat Waktu

Hasil ini membuat Indonesia kehabisan wakil di sektor ganda campuran. Turnamen BWF World Tour Super 750 ini berlanjut tanpa kontribusi dari nomor tersebut.

Evaluasi dan Pelajaran Berharga

Melati menilai persaingan di level elite membutuhkan adaptasi panjang. Ia menekankan pentingnya proses bagi Bobby yang baru beralih ke ganda campuran papan atas.

“Dari tiga turnamen di Asia Tenggara ini, kami mendapat banyak pelajaran. Tidak mudah main di level atas,” ujar Melati melalui keterangan resmi PBSI.

Ia menyayangkan hilangnya momentum pada gim kedua saat skor 14-14. Kesalahan servis beruntun mengubah jalannya pertandingan.

>>> Tiga Peringatan Penting yang Jatuh pada 29 Mei

“Ada peluang untuk menang, tapi sayang di gim kedua saat skor 14-14, kami langsung buang dua poin mudah dari servis,” tambah Melati.

Konsistensi menjadi catatan utama bagi performa pasangan ini. Melati menekankan perlunya ketahanan mental dan fokus di fase krusial.

Sementara itu, Bobby mengakui adanya tekanan besar di turnamen level Super 750. Namun, ia melihat tren positif dalam adaptasi permainan mereka.

“Saya merasa sudah bisa mengimbangi dan ada peningkatan, tapi tetap masih banyak yang harus dibenahi,” kata Bobby.

>>> Gresini Racing Tunjuk Michele Pirro Gantikan Alex Marquez di GP Italia

Kekalahan ini melengkapi hasil minor tim ganda campuran Indonesia. Sebelumnya, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja juga tersingkir di babak pertama.