"Saya pindah dari pemain ke manajer dengan sangat cepat dan saya tidak tahu banyak. Terima kasih kepada semua yang memilih saya.

Manajer Inggris cukup bagus. Mereka bukan orang bodoh yang mengatakan hal-hal kuno," ujar Lampard.

Ia juga menyebut pesan dari Pep Guardiola serta manajer Inggris seperti Steve Bruce dan Sean Dyche.

"Itu sangat berarti ketika manajer seperti Steve Bruce dan Sean Dyche mengirim pesan setelah pertandingan," tambahnya.

Selain penghargaan utama, Lampard juga meraih penghargaan terbaik untuk divisi Championship. Coventry menjadi tim tersubur dengan 97 gol dan memiliki pertahanan terbaik dari 46 laga.

>>> Negara Peserta Matangkan Persiapan Menjelang Piala Dunia FIFA 2026

Lampard menegaskan bahwa para pemain layak mendapatkan kesempatan di kompetisi tertinggi. "Kami tidak memiliki menit Liga Primer di tim kami.

Kenyataannya, anak-anak ini pantas mendapatkan kesempatan karena kerja keras yang mereka lakukan," katanya.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini sepenuhnya hasil kerja keras para pemain.

"Terkadang saya pikir ini bukan rendah hati, tetapi sebenarnya mengakui dan memberi kredit kepada para pemain yang ingin mencapai Liga Primer.

Pencapaian dari para pemain sungguh luar biasa karena merekalah yang melakukannya," tuturnya.

Pujian dari Ketua LMA

Ketua LMA Martin O'Neill turut memberikan ucapan selamat. Ia menilai visi kepemimpinan Lampard mampu menginspirasi seluruh elemen di dalam klub.

"Kepemimpinan, profesionalisme, dan komitmennya yang tak tergoyahkan telah menjadi standar sepanjang kampanye.

Keberhasilan yang ia berikan di Coventry City adalah bukti visinya dan kemampuannya untuk menginspirasi orang-orang di sekitarnya," ucap O'Neill.

Penghargaan Lainnya

Ajang penghargaan LMA juga memberikan apresiasi kepada sejumlah manajer berprestasi lainnya.

Manajer Arsenal Mikel Arteta memenangkan Manajer Terbaik Liga Primer setelah membawa klub meraih gelar juara liga pertama dalam 22 tahun.

Pada kategori sepak bola wanita, Andree Jeglertz dari Manchester City dinobatkan sebagai Manajer Terbaik WSL. Sementara itu, Karen Hills dari Charlton meraih penghargaan WSL 2.

Untuk divisi EFL lainnya, Michael Skubala memenangkan penghargaan League One bersama Lincoln City. Andy Woodman membawa pulang trofi League Two setelah mengantarkan Bromley juara.

Acara tersebut juga menandai masuknya Steve Bruce dan Martin O'Neill ke dalam Hall of Fame. Keduanya berhasil mencapai catatan sejarah 1.000 pertandingan sebagai manajer.

>>> Manchester United Bidik Tonali dan Ederson untuk Lini Tengah

Coventry City dikabarkan akan mempermanenkan status pinjaman gelandang Frank Onyeka dari Brentford pada 1 Juli mendatang sebagai langkah awal persiapan musim baru.