CEO Juventus, Damien Comolli, memastikan bahwa penyerang muda Kenan Yildiz tetap bertahan dan tidak akan dilepas pada bursa transfer musim panas mendatang.

Langkah ini diambil di tengah rencana klub merombak komposisi skuad demi menjaga stabilitas finansial.

>>> KKH Singapura: 4 dari 10 Wanita Usia Menopause Alami Vaginal Atrophy

Dampak Gagal ke Liga Champions

Juventus harus puas berlaga di UEFA Europa League musim depan setelah gagal menembus zona Liga Champions.

Kegagalan tersebut berdampak langsung pada pendapatan klub dan memicu kekecewaan besar dari manajemen.

Comolli menyatakan bahwa hasil buruk ini merupakan tanggung jawab yang harus dihadapi secara terbuka.

"Saya merasakan sakit di perut melihat semua yang terjadi musim ini dan saya mengambil tanggung jawab penuh.

Dari sisi hasil, ini adalah kegagalan dan kami tidak bisa lari dari kenyataan itu," ujar Comolli.

Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa target besar Bianconeri tidak berubah.

>>> Bumi Resources Gelar RUPST Juni 2026, Laba Bersih Naik 20,1%

"Kami ingin membawa Juventus kembali ke level tertinggi. Rencana kami tidak berubah dan kami tetap ingin membangun tim yang kompetitif dalam waktu dekat," katanya.

Yildiz Jadi Pilar Masa Depan

Masa depan Kenan Yildiz yang sempat dirumorkan hengkang ke klub besar Eropa kini mendapat kepastian.

Pemain muda tersebut diproyeksikan menjadi pilar utama dalam rencana jangka panjang klub.

"Yildiz tidak akan pergi, dia aman di sini," tegas Comolli.

Untuk menyeimbangkan neraca keuangan tanpa melepas Yildiz, manajemen membuka peluang menjual nama-nama besar lain.

Beberapa pemain inti seperti Bremer, Pierre Kalulu, Andrea Cambiaso, Khephren Thuram, hingga Francisco Conceicao kini masuk dalam radar pelepasan pada musim panas ini.

>>> Indonesia Berpotensi Besar Jadi Pusat Perdagangan Kelas Dunia

Langkah tersebut diharapkan mampu membuat Juventus mencapai titik impas keuangan pada musim 2027/2028.