Manajemen Persija Jakarta secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih kepala Mauricio Souza.

Keputusan ini diambil setelah kompetisi Super League 2025/2026 usai, saat klub memilih untuk tidak memperpanjang kontrak juru taktik asal Brasil tersebut.

>>> Indokripto Koin Semesta Raih IPO Trailblazer Award 2026

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menjelaskan bahwa perpisahan ini didasari atas tidak tercapainya target utama yang telah disepakati dalam kontrak awal.

Meski demikian, manajemen tetap mengapresiasi dedikasi Souza selama satu musim menukangi tim.

"Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini.

Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan," ujar Mohamad Prapanca.

Langkah efisiensi ini tidak hanya menyasar posisi pelatih kepala.

Persija juga mengonfirmasi kepergian seluruh gerbong staf kepelatihan yang dibawa oleh Souza, yaitu Italo Bartole Resende, Vitor Branco da Cruz, Gerson Rodrigues Rios, Caio Araujo, serta Claudio Luzardi.

"Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya," kata Mohamad Prapanca.

Kepergian Mauricio Souza tergolong menarik mengingat performa Persija yang sebenarnya cukup impresif secara statistik.

>>> Tren Game Penghasil Saldo DANA Tanpa Modal Meningkat di Tengah Pelemahan Rupiah

Macan Kemayoran menutup musim Super League 2025/2026 di posisi ketiga klasemen akhir dengan raihan 71 poin.

Angka tersebut tercatat sebagai perolehan poin tertinggi Persija dalam satu dasawarsa terakhir sejak kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia menggunakan format satu wilayah.

Pada laga pamungkas, Persija bahkan tampil dominan dengan melumat Semen Padang FC 3-0.

Ketiadaan penyerang yang produktif disinyalir menjadi salah satu kendala tim.

Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, sempat mengakui bahwa krisis striker haus gol musim ini menjadi penyebab skuadnya gagal meraih gelar juara.

Cari Suksesor Baru

Manajemen Persija kini bergerak cepat untuk mencari suksesor Mauricio Souza.

Komunikasi dengan sejumlah calon pelatih baru sudah mulai dijalin oleh pihak manajemen demi menyongsong target tinggi di musim berikutnya.

Persija mengusung ambisi besar untuk kembali mengangkat trofi juara pada kompetisi mendatang. Langkah pencarian juru taktik baru ini disesuaikan dengan visi klub yang ingin kembali ke takhta tertinggi.

>>> J Trust Bank Catat Laba Bersih Rp56,32 Miliar per April 2026

"Kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027," kata Mohamad Prapanca.