Microsoft mengonfirmasi penutupan permanen fitur sinkronisasi otomatis antara Samsung Gallery dan OneDrive. Langkah ini berlaku mulai 30 September 2026.

Pengumuman resmi diterbitkan pada 14 Mei 2026. Jutaan pengguna Galaxy kini harus mencari alternatif penyimpanan lain.

>>> Honor Ubah Strategi Peluncuran, Rilis Honor 600 Pro Global Lebih Dulu

Kolaborasi ini dimulai pada 2021 saat Samsung menutup Samsung Cloud. Integrasi OneDrive menjadi solusi pencadangan resmi.

Setelah batas waktu, aplikasi Samsung Gallery tetap berfungsi normal. Namun, opsi pencadangan otomatis ke OneDrive akan dihapus dari menu pengaturan.

Foto dan video baru tidak akan tersinkronisasi otomatis. Berkas yang sudah dicadangkan sebelumnya tetap aman di akun OneDrive.

Pengguna yang tidak memindahkan data berisiko kehilangan momen penting. Kerusakan perangkat atau reset pabrik bisa menjadi penyebabnya.

Beberapa faktor melatarbelakangi keputusan ini. Samsung kini lebih fokus pada layanan mandiri seperti Samsung Pass dan Samsung Health.

>>> Xiaomi Siapkan HyperOS Generasi Baru Berbasis AI, Rilis Juli-Agustus 2026

Persaingan penyimpanan awan juga semakin ketat. Google Photos, iCloud, dan Amazon Photos menawarkan fitur berbasis AI.

OneDrive kini lebih diarahkan untuk produktivitas kerja. Microsoft ingin pengguna beralih ke aplikasi resmi OneDrive.

Pengguna memiliki waktu transisi sekitar 16 bulan. Langkah pertama adalah memverifikasi status pencadangan saat ini.

Disarankan mengunduh salinan lokal foto dan video ke komputer. Setelah itu, pertimbangkan platform alternatif.

Opsi pencadangan otomatis meliputi Google Photos, Dropbox, dan Amazon Photos. Pengguna juga bisa menggunakan aplikasi OneDrive resmi.

>>> Vivo X300 FE dan Samsung Galaxy S26 Bersaing di Pasar Ponsel Premium

Pantau informasi melalui Samsung Members atau email resmi Microsoft. Pengunggahan manual tetap bisa dilakukan melalui OneDrive.