Legenda balap motor Indonesia, Ahmad Jayadi, mendorong para pembalap muda agar memaksimalkan dukungan fasilitas yang memadai demi mengejar prestasi hingga ke tingkat internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Minggu (24/5/2026).

>>> San Antonio Spurs Tekuk Oklahoma City Thunder 103-82, Samakan Kedudukan 2-2

Mantan pembalap nasional yang kini mengelola Daya Jayadi Racing Team itu melihat adanya perbedaan besar terkait ketersediaan dukungan antara eranya dahulu dengan era saat ini.

Melimpahnya fasilitas, kejuaraan, dan dukungan dari berbagai pihak membuat Jayadi sempat berseloroh ingin aktif membalap di masa sekarang.

"Beruntunglah momentumnya zaman sekarang. Mungkin kalau saya flashback, saya jadi ingin lahir lebih lambat," ujar Ahmad Jayadi.

Jayadi menekankan bahwa ekosistem balap motor saat ini sudah berorientasi global, sehingga bakat-bakat muda memiliki jalur yang lebih jelas untuk berkembang.

Situasi kondusif ini dinilai menjadi kesempatan emas bagi generasi baru untuk unjuk gigi.

"Jadi kalau sekarang, anak-anak muda sudah beruntung banget dan harus bersyukur.

APTM sekarang itu goal-nya to the world, jadi saat pembalap punya kemampuan, memiliki talenta, ada bakat, ini bisa jadi momentum dan kesempatan yang pas," kata Ahmad Jayadi.

Dukungan Lingkungan dan Kompetisi

Menurutnya, sokongan penuh dari lingkungan sekitar seperti orang tua dan teman-teman juga menjadi faktor pembeda yang sangat membantu.

Mantan pembalap wildcard GP125 musim 1996 dan 1997 di Sentul ini menilai kehadiran kompetisi seperti AHDC memegang peranan krusial bagi perkembangan pembalap muda.

>>> Spurs Tekuk Thunder 103-82, Samakan Kedudukan Final Wilayah Barat 2-2

"Secara lingkungan pun, sekarang orang tua, teman-teman mendukung, bahkan fasilitas semua sudah memadai. Jadi ini sesuatu yang harus dimanfaatkan.