>>> Columbus Crew Hentikan Tren Buruk, Kalahkan Atlanta United 2-0

Fàbregas menambahkan bahwa dahulu timnya terpaksa berlatih tanpa pusat kebugaran. Proses pijat pemain dilakukan di ruang belakang bar karena keterbatasan fasilitas klub.

"Hari ini saya berbicara dengan dua fisioterapis, waktu itu kami berlatih tanpa pusat olahraga, di tempat yang saya tidak ingat di mana itu.

Mereka memberi kami pijatan di ruang belakang sebuah bar, di sebuah lapangan… Dan hari ini, kurang dari empat tahun kemudian, kami akan bermain di Liga Champions," ujar Fàbregas.

Dia juga memuji performa skuad asuhannya yang didominasi oleh para pemain muda potensial di bawah usia 23 tahun sepanjang musim ini.

"Ini adalah pencapaian besar, ini adalah skuad yang penuh dengan anak-anak, 15 pemain yang paling banyak bermain hampir semuanya di bawah 23 tahun.

Saya pikir itu luar biasa dan sebuah mahakarya dari seluruh skuad," ucap Fàbregas.

Keuntungan bagi Real Betis

Kesuksesan Como ini membawa keuntungan finansial besar bagi Real Betis.

Klub Spanyol itu menerima bonus sekitar 5,5 juta euro berkat klausul penjualan Jesus Rodriguez dan Assane Diao.

Berdasarkan laporan Diario de Sevilla, Real Betis mengantongi tambahan lebih dari 3,5 juta euro dari target performa Jesus Rodriguez.

>>> Giulio Pugliese Juarai Race 2 Moto3 Junior 2026 di Barcelona

Ada juga bonus tambahan dari klausul bersyarat Assane Diao.