>>> Unitree Ciptakan Robot Mecha GD01 yang Bisa Dikendarai Manusia

Kehidupan yang belum diangkat meliputi kesuksesan album Dangerous hingga kontroversi berupa tuduhan pelecehan seksual terhadap anak.

Film pertama awalnya direncanakan untuk mengeksplorasi dampak tuduhan pelecehan terhadap kehidupan Jackson, dengan sebagian besar babak ketiganya berfokus pada skandal tersebut.

Namun rencana itu harus dibatalkan, termasuk semua penyebutan mengenai tuduhan tersebut, setelah produser film menyadari adanya klausul dalam penyelesaian hukum dengan salah satu penuduh Jackson, Jordan Chandler, yang melarang penggambaran atau penyebutan dirinya dalam film apa pun.

Fogelson mengatakan bahwa beberapa materi yang dipotong bisa digunakan kembali dalam sekuel, yang berpotensi menurunkan biaya produksi film kedua.

"Kami merasa sekitar 25 hingga 30 persen film kedua sebenarnya sudah direkam dari proses produksi sebelumnya, jadi tentu saja itu pada akhirnya akan memberikan keuntungan finansial tertentu.

Tetapi kami akan memastikan untuk kembali membuat film besar dan memuaskan bagi penonton global," kata Fogelson.

Kendati demikian, belum ada informasi resmi terkait target selesai produksi, para bintang yang terlibat maupun jadwal penayangan dari sekuel tersebut.

Film Michael telah meraih pendapatan lebih dari US$700 juta di box office, sekaligus menjadikannya sebagai salah satu film terbesar 2026.

Pendapatan fantastis itu menjadi angin segar bagi rumah produksi Lionsgate, mengingat Michael memiliki anggaran produksi sebesar US$155 juta.

>>> Jadwal Film 25 Mei 2026: Dilwale, Baby Driver, dan Deretan Aksi Lainnya

Modal itu dibebani biaya hak cipta musik yang mahal dan set panggung konser yang mewah dalam film tersebut.