Pertandingan Derby della Mole antara Torino dan Juventus di Stadion Olimpico Grande Torino pada Minggu, 24 Mei 2026, mengalami penundaan selama satu jam.

Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 20.45 waktu setempat baru dimulai pukul 21.45 setelah kericuhan suporter terjadi sebelum pertandingan.

>>> Monza Selangkah Lagi Promosi ke Serie A Usai Kalahkan Catanzaro

Suporter Juventus Ancam Serbu Lapangan

Kericuhan dipicu oleh insiden yang menimpa seorang suporter Juventus berusia 45 tahun dari kelompok ultras Viking. Ia mengalami cedera kepala parah akibat bentrokan.

Akibatnya, kelompok suporter Juventus mengancam akan menyerbu lapangan jika pertandingan tetap dimulai tepat waktu.

Para pendukung sempat meninggalkan tribun tandang sebelum akhirnya kembali dan mendesak kapten Juventus, Manuel Locatelli, agar timnya menolak bertanding.

Korban Dirawat, Delapan Orang Ditahan

Korban saat ini berada di Rumah Sakit Molinette untuk menjalani operasi bedah saraf. Pihak kepolisian telah menahan delapan pendukung Juventus terkait kerusuhan ini.

>>> Kericuhan di Laga Cremonese vs Como: Wasit Keluarkan Tiga Kartu Merah dalam Satu Menit

CEO Juventus, Damien Comolli, menyatakan bahwa meskipun ada permintaan pembatalan dari suporter, laga tetap dilanjutkan setelah situasi kondusif.

"Ada suporter kami di rumah sakit, karena itu mereka meminta agar tidak bermain, tetapi pertandingan tidak dalam risiko.

Setelah laga saya akan ke rumah sakit untuk berbicara dengan suporter jika memungkinkan," ujar Comolli kepada DAZN.

>>> Barcelona Incar Harry Kane untuk Gantikan Robert Lewandowski

Comolli berencana langsung menjenguk korban di rumah sakit setelah pertandingan usai.