Saya pikir kami memiliki karakter yang kuat dan akhirnya berhasil," ujar Graham Hansen.

Selain performa di lapangan, penyerang tim nasional Norwegia tersebut memberikan apresiasi terhadap komitmen jangka panjang klub dalam membangun struktur tim.

>>> Kylian Mbappe Pastikan Gelar Pichichi di La Liga

Keberhasilan Barcelona mempertahankan level tertinggi di Eropa dinilai sebagai buah dari konsistensi pembinaan pemain muda.

"Ini tahun-tahun yang berat, tidak akan kami bohongi.

Uang kurang di mana-mana, tapi kami mempertahankan level puncak berkat kerja keras bertahun-tahun dari La Masia," tutur Graham Hansen.

Pertandingan final ini juga menjadi momen perayaan pribadi yang besar bagi Graham Hansen karena kehadiran masif dari orang-orang terdekatnya.

Sambil berseloroh, ia membagikan cerita mengenai banyaknya jumlah tiket pertandingan yang berhasil ia amankan untuk kelompok suporternya sendiri.

"Saya pikir saya mendapat sekitar 56 tiket," ucap Graham Hansen.

Ketika ditanya mengenai pesan yang ingin disampaikan kepada seluruh pendukung yang sengaja datang untuk menyambanginya, pemain depan Barcelona ini langsung mengajak mereka untuk larut dalam pesta kemenangan.

"Kami akan merayakan dan semua orang dipersilakan," ujar Graham Hansen.

Gelar juara ini sekaligus menutup perjalanan panjang Barcelona di kompetisi Eropa musim ini dengan catatan gemilang.

Graham Hansen menyatakan bahwa memenangi trofi bergengsi di rumah sendiri terasa sangat tidak nyata dan menjadi momen yang akan terus ia nikmati.

>>> Real Madrid vs Athletic Bilbao: Laga Perpisahan Alvaro Arbeloa di Bernabeu

"Ini musim yang panjang, seperti mimpi, terlalu indah untuk menjadi kenyataan, jadi saya menikmati momen ini," kata Graham Hansen.