Chelsea berada dalam tekanan untuk mengamankan tiket Liga Europa musim depan demi menjaga stabilitas finansial klub.

Bermain di UEFA Conference League dinilai tidak lagi memadai bagi klub sebesar The Blues.

>>> Kejutan di Final DFB Pokal: VfB Stuttgart Cadangkan Kapten Atakan Karazor Lawan Bayern Munchen

Pertandingan pamungkas Premier League musim ini akan mempertemukan Chelsea dengan Sunderland di Stadium of Light pada Minggu mendatang.

Laga penutup ini menjadi momen krusial yang menentukan masa depan prestasi dan keuangan tim asal London tersebut.

Peluang Chelsea untuk berkompetisi di panggung Eropa tetap terjaga setelah mereka berhasil memetik kemenangan 2-1 atas Tottenham Hotspur.

Namun, mereka dipastikan absen dari Liga Champions karena tertinggal empat poin dari Bournemouth di peringkat keenam yang sudah tidak mungkin terkejar.

Saat ini Chelsea masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Premier League.

Posisi tersebut hanya memberikan jatah untuk tampil di UEFA Conference League, kompetisi yang sebenarnya berhasil mereka juarai pada musim lalu.

Pendapat Pat Nevin

Mantan pemain sayap The Blues, Pat Nevin, berpendapat bahwa Chelsea minimal harus menembus kompetisi Liga Europa.

Hal ini didasari oleh perbedaan keuntungan finansial yang sangat mencolok di antara kedua kompetisi tersebut.

"Liga Champions adalah target utama karena di situlah uang terbesar berada. Liga Europa masih layak, tetapi Conference League tidak cukup untuk klub seperti Chelsea," ujar Nevin.

Pat Nevin menilai bahwa bermain di Conference League berisiko menjadi beban tambahan bagi tim.

>>> Celta de Vigo vs Sevilla: Susunan Pemain Laga Pamungkas LaLiga

Kompetisi tersebut dianggap tidak memberikan keuntungan yang sepadan, baik dari segi keuangan maupun gengsi klub.