Hal itu menjadi ciri khas yang mereka sukai.

>>> Trailer Baru Film Anime Made in Abyss: Awakening Mystery Dirilis

Tema dan Pesan dalam Karya

Untuk Gurren Lagann, Nakashima mengangkat tema pertumbuhan seorang pemuda. Ia memberi perhatian besar pada transisi antara seseorang yang berdedikasi pada revolusi dan yang kemudian memerintah.

Simon adalah yang menggali terowongan, sementara generasi berikutnya yang mengaspalnya.

Ia juga memberi penghormatan kepada waralaba Getter Robo dalam Gurren Lagann. Menurutnya, romantisme terhadap figur raksasa berbentuk manusia sangat penting.

Ia tumbuh dengan menonton Mazinger Z dan Getter Robo, dan ingin menyampaikan emosi masa kecil itu dalam karyanya.

Dalam Brand New Animal, Nakashima bekerja sama dengan perusahaan produksi untuk tema pemberdayaan perempuan. Ia juga mempertimbangkan pergulatan internal terkait karakteristik hewan.

Sayangnya, karena hanya 12 episode, ia tidak bisa menyelesaikan penggambaran seluruh dunia yang diinginkannya.

Antagonis yang Menjadi Sekutu dan Pengaruh Barat

Nakashima mengakui bahwa ia sering menulis karakter antagonis yang akhirnya menjadi sekutu. Menurutnya, antagonis harus memiliki kriteria dan kebajikan sendiri.

Perbedaan keyakinan bisa berbenturan, tetapi pada titik tertentu mereka saling memahami.

Ia juga terinspirasi oleh sinema aksi Hollywood.

Film favoritnya adalah Indiana Jones and the Raiders of the Lost Ark, The Great Escape, dan film-film Steven Spielberg.

Batman Ninja dan Pesan untuk Penggemar

Mengenai partisipasinya dalam Batman Ninja vs. Yakuza League, Nakashima fokus pada bagaimana memasukkan karakter terkenal seperti Batman ke dalam dunia yang gila.

Latar mungkin tampak aneh, tetapi esensi Batman tetap dipertahankan.

>>> Victoria of Many Faces Rilis Trailer Baru, Tampilkan Lagu Penutup

Terakhir, Nakashima mengundang penggemar untuk menonton pertunjukan panggungnya. Ia mengatakan bahwa lakon teaternya juga mengandung karakteristik yang ditemukan dalam anime dan sinema aksi.