"Kami belajar pelajaran keras namun berharga dari final itu, dan sekarang kami ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengakhiri musim dengan kemenangan yang memberi penghargaan kepada pendukung kami," ucap Rodgers.

Persaingan Sehat di Dalam Tim

Mengenai pemilihan susunan pemain, Rodgers menegaskan tidak ada jaminan posisi utama bagi siapa pun kecuali berdasarkan kesiapan teknis di lapangan latihan.

"Dalam filosofi manajerial saya, tidak ada ruang untuk pemberian posisi dalam pilihan taktis," tegas Rodgers.

Dirinya menambahkan bahwa persaingan sehat sedang terjadi di dalam tim, terutama dari para pemain yang baru pulih dari cedera.

>>> KV Mechelen Tahan Imbang Club Brugge 2-2 di Playoff Liga Belgia

"Lapangan milik siapa pun yang membuktikan dirinya layak dan menunjukkan kesiapan penuh untuk memperebutkan setiap bola," kata Rodgers.

Rodgers juga memuji perkembangan standar teknis dan infrastruktur sepak bola di Arab Saudi yang dinilainya sudah berkelas dunia.

"Sepak bola Saudi memberikan standar teknis yang impresif, didukung oleh infrastruktur dan fasilitas kelas dunia," puji Rodgers.

Sejak menukangi tim pada Desember lalu, Rodgers mengaku mendapatkan sambutan hangat dari lingkungan sekitar yang memudahkan proses adaptasinya.

"Sejak kedatangan saya pada Desember lalu, saya bertemu dengan orang-orang yang luar biasa, yang sangat memudahkan transisi saya," ungkap Rodgers.

Ia menutup keterangannya dengan memberikan apresiasi mendalam kepada para pendukung setia Al Qadsiah yang selalu hadir di stadion.

"Saya sangat berterima kasih kepada basis penggemar setia ini yang telah mendukung kami di setiap stadion," tutur Rodgers.

Dukungan tersebut diakui menjadi faktor penggerak utama di balik performa impresif tim sepanjang musim kompetisi ini.

"Dukungan mereka adalah pendorong utama adaptasi cepat saya terhadap usaha baru ini, dan mereka memainkan peran langsung dalam setiap kesuksesan yang kami raih musim ini," kata Rodgers.