Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares berupaya meredam euforia timnya dan langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi laga krusial kontra Persik Kediri.

Pertandingan penutup musim BRI Super League 2025/2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (23/5/2026).

>>> Al Nassr Wajib Kalahkan Damac FC untuk Kunci Gelar Juara Liga Arab Saudi

Finis di peringkat empat besar menjadi target krusial bagi klub berjuluk Green Force ini karena akan membuka kesempatan untuk berlaga di ASEAN Club Championship musim depan.

Guna menjaga kesiapan tim pascakemenangan besar tujuh gol tanpa balas atas Semen Padang, intensitas latihan para pemain Persebaya kini langsung ditingkatkan oleh Tavares.

Meski demikian, arsitek strategi asal Portugal tersebut membeberkan bahwa kondisi pasukannya saat ini belum sepenuhnya komplet karena kendala cedera.

“Saat ini kami masih memiliki beberapa pemain yang belum berada dalam kondisi 100 persen.

Sekarang kami menunggu kabar dari departemen medis untuk melihat apakah ada pemain yang bisa kembali bergabung pada pertandingan lawan Persik,” ujar Tavares.

Tavares juga memberikan perhatian khusus terhadap kekuatan kolektif yang dimiliki oleh skuad Macan Putih menjelang bentrokan tersebut.

“Mereka adalah tim yang bagus. Mereka memiliki kualitas dalam situasi crossing, transisi menyerang, dan juga penempatan posisi yang baik,” kata Tavares.

Ia menambahkan bahwa tim lawan mempunyai deretan pemain yang patut diwaspadai pada sektor penyerangan maupun lini tengah.

>>> Shakhtar Donetsk Perpanjang Kontrak Lassina Traore hingga 2031

“Selain itu, mereka punya pemain-pemain berbahaya di lini depan maupun tengah,” kata Tavares.

Juru taktik berusia 46 tahun tersebut juga melarang keras anak asuhnya menganggap remeh pertandingan pamungkas ini agar tidak menjadi bumerang bagi tim.