"Musik menghubungkan orang secara emosional di seluruh dunia. Tidak ada batasan bahasa, ia menembus budaya.

Saya ingin mengirimkan pengalaman dan pesan pribadi melalui musik," lanjutnya.

Ia juga mengaku penasaran dengan respons publik. "Agak menegangkan memikirkan bahwa sesuatu yang sangat saya cintai akan dirilis ke dunia.

Tapi di saat yang sama, saya tidak peduli karena saya melakukan apa yang saya cintai," tegasnya.

Fokus pada Proses

Setelah resmi debut sebagai solois, Ahn ingin terus berkarya. Namun, ia memilih menjalani proses hari demi hari dan menikmati momen saat ini.

"Saya membayangkan tampil di panggung besar sejak lama, tapi itu tidak boleh menjadi tujuan. Saya tipe orang yang berusaha maksimal setiap hari untuk bertahan.

Saya hanya ingin membuat musik yang baik hari demi hari," ujarnya.

Proyek album Fandom sendiri bertujuan menyatukan seniman Korea dan Barat untuk menunjukkan bahwa genre, geografi, dan audiens semakin tidak terbatas.

"K-pop kini diakui secara global. Saat kecil, saya tidak pernah membayangkan konten Korea akan dikenal seperti ini," kata Ahn.

Ia mencontohkan kesuksesan film "Kpop Demon Hunters" yang memecahkan rekor di Netflix pada 2025. Ahn mengisi suara karakter Jinu di film tersebut.

"Itulah keindahan seni, musik, dan film. Meski tidak tahu sisi budaya yang lebih dalam, orang tetap merasa akrab.

>>> Gang Dong-won Tampil Kocak dan Belajar Breakdance untuk Film 'Wild Sing'

Saya senang semuanya dibagikan secara global," pungkasnya.