Snapchat bertahan di posisi keempat dengan 55 persen pengguna. Platform ini masih menjadi pilihan utama remaja untuk berbagi pesan dan momen sementara.

Facebook dan X Semakin Ditinggalkan

Perubahan perilaku digital paling drastis terlihat pada platform media sosial yang lebih tua. Facebook mengalami penurunan jumlah pengguna yang sangat besar dalam 10 tahun terakhir.

Pada 2014-2015, Facebook mencatat 71 persen pengguna remaja, namun kini hanya tersisa 32 persen.

Lebih dari separuh anak muda telah meninggalkan platform ini, dengan hanya 20 persen yang membukanya setiap hari.

Nasib serupa dialami X yang dulu bernama Twitter. Sepuluh tahun lalu, aplikasi ini digunakan 33 persen remaja, tetapi kini merosot hingga 17 persen.

Penurunan X semakin drastis sejak perubahan kepemilikan dan kebijakan pada akhir 2022. Dalam dua tahun, angka pemakaiannya jatuh dari 23 persen menjadi 17 persen.

Aplikasi Alternatif dan Pergeseran Definisi

Di luar nama besar, WhatsApp justru naik popularitas dari 17 persen menjadi 23 persen dalam dua tahun.

Di AS, WhatsApp lebih sering dipakai untuk komunikasi tertutup antar kelompok, bukan konten publik.

Reddit stabil di angka 14 persen sebagai tempat diskusi mendalam.

Sementara Threads yang diluncurkan Meta pada pertengahan 2023 belum banyak menarik perhatian Gen Z, hanya digunakan 6 persen remaja.

Analis Pew Research Center menyebut alasan utama YouTube nomor satu adalah fleksibilitas konten. YouTube menyediakan video pendek, tutorial panjang, vlog, musik, hingga film dalam satu tempat.

Generasi Z melihat YouTube bukan sekadar media sosial, melainkan sumber informasi dan hiburan utama. YouTube bahkan sering berfungsi sebagai mesin pencari kedua selain Google.