Restoran masakan Padang Pagi Sore menjadi sorotan di media sosial setelah muncul polemik yang melibatkan wisatawan asal Malaysia. Perbincangan itu meluas hingga memunculkan ajakan boikot terhadap rumah makan tersebut.

Isu itu ramai dibahas setelah unggahan akun X @sicupuh pada 17 Mei 2026 menyinggung adanya diskursus wisatawan Malaysia yang kecewa terhadap perlakuan pihak restoran.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa sebagian wisatawan Malaysia mempertimbangkan untuk memboikot Restoran Pagi Sore, khususnya cabang Pantai Indah Kapuk (PIK), setelah muncul dugaan mereka dituduh tidak membayar makanan.

Berawal dari Unggahan Wisatawan Malaysia

>>> Jennifer Coppen Pastikan Pernikahan dengan Justin Hubner Digelar Juni 2026 di Bali

Polemik itu bermula dari utas yang dibagikan akun Threads @ainmyunus. Dalam ceritanya, ia mengingatkan wisatawan agar menyimpan bukti pembayaran selama bepergian.

Ia mengaku sempat makan bersama rombongannya di Restoran Pagi Sore pada 13 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Total transaksi saat itu disebut mencapai Rp907.500.

Dua hari setelah kunjungan tersebut, tepatnya pada 16 Mei 2026, rombongan wisatawan itu disebut mendapat pertanyaan dari sopir travel yang mereka gunakan selama berada di Indonesia.

Sopir tersebut menyampaikan bahwa pihak restoran disebut mempertanyakan pembayaran makanan yang telah disantap rombongan tersebut. Bahkan disebut ada rencana untuk membuat persoalan itu menjadi viral karena dianggap belum melakukan pembayaran.

Bukti Pembayaran Dicari Setelah Dua Hari

Karena kejadian itu sudah berlalu dua hari, rombongan wisatawan sempat kesulitan mencari nota pembayaran restoran.

Meski begitu, mereka tetap menunjukkan bukti transaksi pembayaran menggunakan kartu sebagai tanda bahwa pembayaran telah dilakukan.

Setelah dilakukan pencarian, nota pembayaran akhirnya berhasil ditemukan. Bukti tersebut kemudian memperjelas bahwa transaksi memang telah diselesaikan.

Pihak manajemen restoran selanjutnya disebut mengakui adanya miskomunikasi terkait pembayaran rombongan wisatawan asal Malaysia tersebut.

Akun Media Sosial Pagi Sore Diserbu Warganet

Setelah kisah itu viral, akun Instagram @pagisoreid ramai didatangi komentar warganet Malaysia yang meminta klarifikasi dan permintaan maaf terbuka.

  • Sejumlah warganet meminta pihak restoran menyampaikan permintaan maaf secara resmi.
  • Ada pula komentar yang mengajak wisatawan Malaysia mencari alternatif rumah makan Padang lainnya.
  • Seruan boikot terhadap Restoran Pagi Sore turut bermunculan di media sosial.

Polemik tersebut terus menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial hingga memicu reaksi luas dari pengguna internet di Indonesia maupun Malaysia.