>>> BMW Alpina Pertama Buatan Sendiri Hadir dengan V8, Lewati Era EV

Mereka khawatir kehadiran Freelander China bisa mengaburkan identitas Land Rover sebagai merek premium Inggris.

Namun, analis lain melihatnya sebagai strategi bisnis yang cerdas. JLR mendapatkan royalti tanpa harus memproduksi sendiri.

Bagi Chery, ini adalah kesempatan emas untuk memanfaatkan heritage Freelander yang cukup kuat di Eropa.

Sejarah Freelander dan Masa Depannya

Freelander pertama kali diluncurkan Land Rover pada 1997 sebagai SUV kompak premium.

Model ini sempat populer di Eropa, namun produksinya dihentikan pada 2015 setelah dua generasi.

Sekarang, nama itu dihidupkan kembali oleh Chery dengan platform dan teknologi terbaru.

Belum ada konfirmasi resmi mengenai spesifikasi detail, harga, atau jadwal peluncuran di Eropa.

Yang pasti, Chery dan JLR telah menjalin kerja sama sejak 2024 untuk mengembangkan kendaraan listrik.

Freelander baru ini menjadi salah satu hasil dari kolaborasi tersebut.

Kesimpulan

Rencana Chery menjual Freelander buatan China di Eropa mendapat lampu hijau dari bos JLR.

Langkah ini menunjukkan perubahan lanskap industri otomotif, di mana merek China mulai bermain di panggung global.

Bagi konsumen Eropa, kehadiran Freelander listrik bisa menjadi alternatif baru di segmen SUV.

>>> Lancia 037 Tribute Kini Ditenagai V8 1.000 HP dari Koenigsegg

Namun, tantangan terbesar adalah meyakinkan pembeli bahwa mobil China memiliki kualitas setara merek Eropa.