Sebuah memo internal yang diduga berasal dari AutoZone baru-baru ini beredar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku industri otomotif.

Memo tersebut menyebutkan bahwa pasokan oli mesin di Amerika Serikat mengalami pengetatan yang signifikan.

>>> BMW Alpina Pertama Buatan Sendiri Hadir dengan V8, Lewati Era EV

Jika kabar ini benar, konsumen mungkin akan merasakan dampaknya pada penggantian oli berikutnya.

Isi Memo yang Beredar

Menurut salinan memo yang diperoleh Carscoops, AutoZone memberi tahu gerai-gerainya bahwa pasokan oli mesin dari beberapa pemasok utama sedang terganggu.

Gangguan ini disebut-sebut disebabkan oleh kombinasi faktor, termasuk masalah logistik dan peningkatan permintaan global.

Memo tersebut memperingatkan bahwa situasi ini dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman dan potensi kenaikan harga.

Dampak pada Bengkel Independen

Beberapa bengkel independen dan toko onderdil mobil telah melaporkan kesulitan mendapatkan pasokan oli mesin dalam jumlah yang cukup.

Seorang mekanik di pinggiran kota Chicago mengatakan kepada Carscoops bahwa ia harus memesan oli lebih awal dari biasanya untuk memastikan stok tetap tersedia.

“Biasanya saya bisa mendapatkannya dalam sehari, sekarang butuh waktu tiga hingga lima hari,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa harga dari distributor sudah naik sekitar 10-15 persen dalam beberapa pekan terakhir.

Konsumen Akan Merasakan Dampaknya

Kenaikan harga grosir ini kemungkinan besar akan diteruskan ke konsumen.

>>> Lancia 037 Tribute Kini Ditenagai V8 1.000 HP dari Koenigsegg

Jika bengkel harus membayar lebih untuk oli, mereka akan menaikkan harga jasa penggantian oli.

Beberapa toko onderdil mungkin juga akan menaikkan harga eceran oli kemasan.

“Ini bukan soal apakah harga akan naik, tapi seberapa besar dan seberapa cepat,” kata seorang analis industri otomotif.

Belum Ada Konfirmasi Resmi

Hingga berita ini diturunkan, AutoZone belum memberikan pernyataan resmi mengenai kebenaran memo tersebut.

Pihak perusahaan juga belum merilis pernyataan publik terkait isu pasokan oli mesin.

Namun, sumber internal yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa memo tersebut asli dan telah diedarkan ke seluruh gerai.

Apa yang Bisa Dilakukan Konsumen?

Bagi pemilik kendaraan, langkah terbaik saat ini adalah memantau harga oli di bengkel langganan.

Jika biasanya Anda membayar Rp500. 000 untuk ganti oli, bersiaplah untuk kemungkinan kenaikan.

Alternatifnya, Anda bisa membeli oli sendiri dari toko onderdil dan membawanya ke bengkel, meskipun belum tentu lebih murah jika harga eceran juga naik.

>>> Ram Siapkan Sport Truck Baru, SRT-10 Fans Bergembira

Yang jelas, penggantian oli berikutnya mungkin akan terasa lebih berat di dompet.