Ketua Fanbase Diduga Gelapkan Dana Voting Rio Lahskart Indonesian Idol, Ivan Gunawan Ikut Disorot

Penyanyi asal Mojokerto, Rio Lahskart, harus menghentikan langkahnya di ajang Indonesian Idol musim ke-14 setelah finis di posisi ketiga pada Senin (11/5/2026) malam.

Rio gagal melaju ke grand final usai perolehan votingnya kalah pada babak penentuan. Di tengah hasil tersebut, muncul polemik yang ramai dibahas pendukungnya di media sosial.

Fanbase Rio bernama Glorious diduga terseret kasus penyelewengan dana voting yang sebelumnya dikumpulkan untuk mendukung perjalanan sang idol selama kompetisi berlangsung.

Dana Voting Diduga Disalahgunakan

Glorious diketahui aktif membuka donasi untuk kebutuhan SMS voting selama Indonesian Idol berlangsung. Dukungan tersebut datang dari banyak penggemar hingga sejumlah figur publik.

Salah satu nama yang ikut menjadi sorotan ialah Ivan Gunawan. Presenter sekaligus desainer itu disebut turut memberikan bantuan dana dalam jumlah besar demi mendukung Rio bertahan di kompetisi.

Namun, dana yang terkumpul diduga tidak seluruhnya digunakan untuk kebutuhan voting.

Arini Ayu Septari Zak yang disebut sebagai ketua fanbase Glorious diduga melakukan penggelapan dana dari para pendukung.

>>> Khutbah Jumat 22 Mei 2026 tentang Haji dan Pentingnya Meluruskan Niat ke Tanah Suci

Pernyataan Resmi Fanbase

Kabar tersebut dikonfirmasi melalui unggahan akun Instagram resmi Glorious pada Jumat (15/5/2026).

Dalam pernyataan tertulisnya, pihak fanbase menegaskan dugaan penyelewengan dilakukan secara pribadi dan tidak melibatkan admin maupun anggota tim lainnya.

“Pelaku sudah kooperatif dan bertanggung jawab. Bukti penggantian dana nantinya akan diunggah melalui akun resmi Glorious,” demikian isi pernyataan tersebut.

Meski demikian, isu tersebut langsung memicu reaksi luas di media sosial. Sejumlah pendukung menduga persoalan dana voting ikut memengaruhi kegagalan Rio menembus grand final.