Selain kebutuhan perjalanan ibadah, korporasi juga disebut banyak melakukan pembayaran kewajiban luar negeri pada periode yang sama.

Aktivitas repatriasi dividen serta pembayaran bunga dan pokok utang luar negeri dinilai turut meningkatkan permintaan dolar AS di pasar domestik.

“Juga bulan April-Mei itu memang korporasi banyak yang repatriasi dividen, membayar utang luar negeri baik bunga dan pokok, memang kondisinya begitu,” kata Perry.

BI Pastikan Stabilitas Rupiah Dijaga

Bank Indonesia memastikan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global yang masih berlangsung. Otoritas moneter juga menegaskan kebutuhan valuta asing masyarakat dan dunia usaha tetap dipenuhi.

Pergerakan rupiah dalam beberapa pekan terakhir terus dipengaruhi sentimen eksternal, terutama arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan kondisi geopolitik internasional.