Harga BBM 6 Mei 2026 Naik, Dexlite Sentuh Rp26.000 per Liter di Jawa Bali

Kenaikan harga bahan bakar minyak kembali terjadi pada 6 Mei 2026 di sejumlah wilayah Indonesia. Penyesuaian ini terutama menyasar BBM non-subsidi, seiring pergerakan harga minyak global yang masih belum stabil.

Dampak paling terasa dialami pengguna kendaraan diesel. Lonjakan harga pada jenis solar non-subsidi membuat biaya operasional harian meningkat signifikan, khususnya bagi sektor transportasi dan logistik.

Daftar Harga BBM Jawa dan Bali

Untuk wilayah Jawa dan Bali, harga BBM yang berlaku per 6 Mei 2026 tercatat sebagai berikut:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Biosolar: Rp6.800 per liter
  • Pertamax: Rp12.300 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.900 per liter
  • Dexlite: Rp26.000 per liter
  • Pertamina Dex: Rp27.900 per liter

Kenaikan paling tajam terjadi pada Dexlite dan Pertamina Dex. Harga yang menembus level tertinggi ini membuat pengguna kendaraan diesel mulai merasakan tekanan biaya yang cukup besar.

Tekanan Berat bagi Pengguna Diesel

Meski dikenal lebih hemat konsumsi bahan bakar, kendaraan diesel tetap terdampak signifikan saat harga solar non-subsidi melonjak. Kondisi ini memperbesar pengeluaran operasional, terutama bagi pelaku usaha yang bergantung pada mobilitas tinggi.

Kendaraan logistik, angkutan travel, hingga operasional perusahaan menjadi kelompok yang paling merasakan imbasnya. Kenaikan ini juga berpotensi merambat ke sektor lain melalui peningkatan biaya distribusi barang.

BBM Subsidi Masih Bertahan

Di tengah kenaikan tersebut, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar belum mengalami perubahan. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.

Kebijakan ini memberi ruang bagi masyarakat kelas menengah ke bawah untuk tetap mengakses bahan bakar dengan harga terjangkau.

>>> Nonton Drakor Gold Land Episode 3-4 Sub Indo Tayang di Disney Plus Hotstar Pukul 15.00 WIB, Konflik Hee Joo Makin Memuncak

Perbedaan Harga Antarwilayah

Harga BBM di Indonesia tidak seragam. Variasi dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti pajak daerah, biaya distribusi, serta kondisi geografis masing-masing wilayah.

  • Sumatera Barat dan Riau: Dexlite Rp27.150 per liter
  • Kalimantan Selatan: Dexlite Rp27.150 per liter
  • Papua: Dexlite Rp26.600 per liter
  • FTZ Batam: Dexlite Rp24.700 per liter

Wilayah di luar Jawa umumnya mencatat harga lebih tinggi, terutama untuk BBM jenis diesel dan bahan bakar beroktan tinggi.

Perbedaan ini mencerminkan tantangan distribusi energi di negara kepulauan, yang berdampak langsung pada harga jual ke konsumen.