Anak Anggota DPRD Kutai Barat Ditetapkan Tersangka Kasus Penyebaran Video Asusila
Kasus dugaan pelecehan melalui penyebaran konten asusila menyeret seorang pria berinisial RD, yang merupakan anak anggota DPRD Kutai Barat. RD kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Perkara ini mencuat setelah laporan diajukan oleh mantan kekasihnya, AF (28), yang mengaku menjadi korban penyebaran video pribadi tanpa persetujuannya.
Kronologi Penyebaran Konten
Berdasarkan penjelasan kuasa hukum korban, Dedi Putra Pakpahan, peristiwa tersebut terjadi pada 6 November 2025 sekitar pukul 22.00 WITA.
RD diduga menyebarkan video asusila melalui pesan WhatsApp kepada sejumlah pihak yang memiliki kedekatan dengan korban.
- Teman-teman dekat korban
- Sahabat korban
- Ibu kandung korban
Tindakan tersebut disebut dilakukan secara masif, dengan tujuan mempermalukan korban di lingkungan terdekatnya.
Pengiriman ke Tempat Kerja dan Organisasi
Tidak berhenti di lingkaran pribadi, tersangka juga diduga mengirimkan konten serupa ke sejumlah pihak lain.
Di antaranya termasuk tempat korban melamar pekerjaan serta beberapa organisasi besar di Kalimantan Timur.
Pengiriman dilakukan melalui fitur direct message di platform Instagram, sehingga memperluas penyebaran konten tersebut.
>>> Profil Gerry Conway Kreator Komik Spider-Man yang Meninggal Dunia, Lengkap dari Umur, Agama dan IG
Dugaan Intimidasi dan Tekanan
Selama proses hukum berjalan, korban disebut mengalami tekanan dari pihak tertentu. Kuasa hukum mengungkapkan adanya upaya yang diduga bertujuan menghentikan laporan.
- Kedatangan pihak keluarga tersangka ke rumah korban
- Pernyataan bernada ancaman kepada korban
- Teror melalui telepon dan pesan singkat dari nomor tak dikenal
Salah satu pernyataan yang disampaikan kepada korban disebut mengandung ancaman, yakni peringatan agar tidak menyesal di kemudian hari.
Tekanan tersebut berlangsung dalam beberapa bulan terakhir dan dinilai berdampak pada kondisi psikologis korban.
Desakan Perlindungan dan Penegakan Hukum
Pihak korban meminta aparat penegak hukum memberikan perhatian serius terhadap keselamatan korban dan keluarganya.
Selain itu, mereka juga menegaskan pentingnya proses hukum berjalan secara adil tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.
Update Terbaru
Maximilian Beier Resmi Masuk Skuad Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 02:19 WIB
Malaga vs Almeria di Playoff Copa del Rey Berlangsung Sengit
Senin / 15-06-2026, 02:18 WIB
AC Milan Makin Dekat dengan Ruben Amorim untuk Kursi Pelatih
Senin / 15-06-2026, 02:18 WIB
Jerman Bantai Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 02:13 WIB
Malaga vs Almeria di Leg Pertama Final Playoff Promosi
Senin / 15-06-2026, 02:08 WIB
Maximilian Beier Resmi Perkuat Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 02:08 WIB
Live Action Lilo & Stitch 2 Dikonfirmasi, Chris Sanders Jadi Sutradara
Senin / 15-06-2026, 02:04 WIB
Piala Dunia 2026 Berpotensi Memicu Kebocoran Likuiditas di Indonesia
Senin / 15-06-2026, 02:03 WIB
Kemenhaj DIY Sambangi Rumah Duka Ibunda Petugas MCH Bandara
Senin / 15-06-2026, 01:48 WIB
Harga Emas Antam Diprediksi Fluktuatif pada 15 Juni 2026
Senin / 15-06-2026, 01:44 WIB
Samsung Siapkan Galaxy Z Fold 8 dengan Desain Lebih Lebar
Senin / 15-06-2026, 01:43 WIB
Review Chevrolet Suburban 2026: SUV Raksasa dengan Harga Rp1,6 Miliar, Tapi Kursi Terbaik Bukan di Depan
Senin / 15-06-2026, 01:32 WIB
Olivier Giroud Samakan Christian Pulisic dengan Eden Hazard di Piala Dunia
Senin / 15-06-2026, 01:28 WIB
Lewis Hamilton Raih Kemenangan Perdana Bersama Ferrari di GP Catalunya
Senin / 15-06-2026, 01:12 WIB






