Evakuasi Lansia Jadi Kendala Utama Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta Barat

Proses evakuasi dalam kebakaran Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menghadapi hambatan signifikan, terutama saat menyelamatkan penghuni lanjut usia.

Sejumlah lansia dilaporkan enggan meninggalkan unit mereka karena menganggap situasi telah terkendali, meski kondisi sebenarnya masih berisiko.

Lansia Enggan Dievakuasi Meski Situasi Berbahaya

Bintara Penyerang Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Barkah, menjelaskan bahwa seluruh penghuni seharusnya mengikuti prosedur keselamatan dengan segera meninggalkan bangunan.

Namun di lapangan, petugas harus melakukan pendekatan persuasif agar para lansia bersedia turun melalui jalur evakuasi yang telah disiapkan.

Akses Evakuasi Terbatas Tanpa Lift

Upaya penyelamatan semakin kompleks karena fasilitas lift tidak dapat digunakan selama kebakaran berlangsung.

Seluruh penghuni terpaksa menggunakan tangga darurat untuk keluar dari gedung, termasuk mereka yang berada di lantai atas.

  • Lift tidak berfungsi selama kebakaran
  • Evakuasi dilakukan melalui tangga darurat
  • Petugas mendampingi penghuni rentan

Kondisi ini memperlambat proses evakuasi, terutama bagi penghuni yang memiliki keterbatasan fisik.

Tidak Ada Korban Jiwa, Penyisiran Masih Berlangsung

Hingga laporan terakhir, tidak ditemukan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Meski demikian, petugas pemadam masih melakukan penyisiran di setiap lantai untuk memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal di dalam gedung.

Kebakaran Meluas dari Basement hingga Lantai 33

>>> Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 1 Mei 2026 untuk Hari Buruh

Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis, 30 April 2026, dan melanda bangunan Apartemen Mediterania dari area basement hingga lantai 33.

Aparat kepolisian menyatakan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan, sementara prioritas utama difokuskan pada keselamatan seluruh penghuni.