Siapa The Hacktivist Group 313? Muncul Setelah Gangguan eBay Meluas
Nama 313 mulai sering dikaitkan dengan isu keamanan siber global sejak sekitar 2023. Mereka kerap muncul dalam narasi perlawanan digital atau cyber resistance.
Dalam sejumlah pembahasan keamanan siber, kelompok ini juga disebut memiliki kedekatan narasi dengan kelompok pro-ideologi tertentu di Timur Tengah. Aktivitas mereka banyak dikaitkan dengan isu geopolitik dan konflik internasional.
Berbeda dari Hacker Berorientasi Uang
The Hacktivist Group 313 tidak biasa digambarkan sebagai kelompok peretas kriminal yang mengejar keuntungan finansial. Pola gerak mereka lebih sering ditempatkan dalam aksi simbolik dan ideologis.
Target yang mereka sorot biasanya berkaitan dengan layanan digital berskala besar, situs pemerintah, perusahaan teknologi, platform global, hingga layanan publik berbasis internet.
Serangan yang dikaitkan dengan kelompok ini juga tidak selalu diarahkan untuk mencuri uang. Tujuannya lebih banyak disebut sebagai upaya menunjukkan kapasitas digital, menyuarakan agenda ideologi, dan mengganggu operasi target yang dianggap penting.
Dalam beberapa peristiwa, kelompok ini mengklaim ikut terlibat saat tensi geopolitik internasional sedang meningkat. Klaim semacam itu biasanya disebarkan melalui ruang publik digital agar mendapat perhatian luas.
Metode Serangan yang Sering Dikaitkan dengan 313
Jenis serangan yang kerap dikaitkan dengan The Hacktivist Group 313 antara lain DDoS, defacement, klaim kebocoran data, serta penyebaran propaganda melalui media sosial dan Telegram.
DDoS digunakan untuk membanjiri server dengan lalu lintas besar agar situs sulit diakses. Sementara defacement dilakukan dengan mengubah tampilan halaman website sebagai bentuk pesan publik.
Dari sisi teknis, metode yang dikaitkan dengan 313 tidak selalu rumit. Mereka disebut kerap memakai tools DDoS sederhana, mengeksploitasi celah keamanan web, menjalankan phishing, hingga memanfaatkan manipulasi informasi.
Update Terbaru
PT KAI Tutup 144 Pelintasan Sebidang Prioritas Demi Keselamatan
Kamis / 18-06-2026, 20:01 WIB
Rusia dan ASEAN Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis di KTT Kazan
Kamis / 18-06-2026, 20:01 WIB
Kementan Perkuat Industri Peternakan Melalui Indo Livestock 2026
Kamis / 18-06-2026, 20:01 WIB
MIT Pertahankan Posisi Pertama di QS World University Rankings 2027
Kamis / 18-06-2026, 20:00 WIB
Wapres Gibran Dorong MBG Diprioritaskan di Wilayah 3T
Kamis / 18-06-2026, 20:00 WIB
ITDC Pastikan Sirkuit Mandalika Sesuai Standar FIM Jelang MotoGP 2026
Kamis / 18-06-2026, 20:00 WIB
Baznas Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Gempa Parigi Moutong
Kamis / 18-06-2026, 20:00 WIB
Dasco Koordinasi dengan Kemensetneg soal Nasib Pegawai Hotel Sultan
Kamis / 18-06-2026, 20:00 WIB
Nonton dan Download Film Toy Story 5 Sub Indo bukan di LK21 tapi di Bioskop: Petualangan Jessi Usai Kepergian Woody
Kamis / 18-06-2026, 20:00 WIB
Apple Siapkan iPhone Air 2 dengan Kamera Ganda dan Chip A20 Pro
Kamis / 18-06-2026, 19:56 WIB
Samsung Foundry Banjir Pesanan Chip Canggih dari Google, AMD, hingga Tesla
Kamis / 18-06-2026, 19:56 WIB
Keandalan Pasokan Listrik Jadi Jangkar Utama Pertumbuhan Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB
Pemkot Jaksel Tingkatkan Kompetensi Guru Lewat Pembinaan Fungsional
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB
Jeffrey Hendrik Siap Lanjutkan Reformasi Pasar Modal Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 19:55 WIB






