Taqy Malik Bantah Tudingan Mark Up Wakaf Al Quran, Ajak Tabayun Terbuka di Medsos
Selebgram Taqy Malik angkat bicara terkait tudingan mark up harga wakaf Al-Qur'an di Makkah dan Madinah. Ia membantah dugaan tersebut dan mengajak pihak yang menudingnya untuk melakukan tabayun secara terbuka.
Isu ini mencuat setelah Rendy Eka Permana, WNI yang menetap di Arab Saudi, menyampaikan dugaan adanya perbedaan harga mushaf yang dibagikan dalam program wakaf.
Tudingan Soal Harga Mushaf
Dalam wawancara virtual pada Jumat (13/2/2026), Rendy menyebut harga mushaf yang didistribusikan mencapai 80 riyal atau sekitar Rp330 ribu per eksemplar.
Padahal, menurutnya, harga di toko berkisar 40 hingga 50 riyal atau sekitar Rp180 ribu sampai Rp200 ribu. Ia juga menyoroti metode pendistribusian yang dinilai berpotensi merugikan komunitas Tenaga Kerja Indonesia.
Taqy Malik Ajak Forum Tabayun
Menanggapi tudingan tersebut, Taqy Malik mengundang Rendy dan pihak-pihak terkait untuk hadir dalam forum tabayun terbuka.
Ajakan itu disampaikan melalui akun Instagram terverifikasinya pada 14 Februari 2026. Ia menyatakan forum akan digelar melalui siaran langsung agar dapat disaksikan publik secara terbuka dan bertanggung jawab.
Taqy Malik juga menyebut seluruh fasilitas akan disiapkan demi menjaga kenyamanan dan kehormatan diskusi.
Tekankan Pentingnya Klarifikasi
Taqy Malik menegaskan langkah tersebut bukan untuk mencari pembenaran, melainkan menghadirkan kejelasan atas amanah wakaf yang dikelolanya.
Menurutnya, kejujuran menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik, sehingga spekulasi yang berkembang dapat diluruskan melalui dialog terbuka.
Ia juga mengutip pesan dalam Al-Qur’an tentang pentingnya bertanya kepada pihak yang memiliki pengetahuan apabila terdapat keraguan.
Serahkan Waktu dan Tempat
Terkait jadwal dan lokasi, Taqy Malik menyerahkan penentuan kepada pihak yang menuding. Ia berharap forum tersebut dapat segera terlaksana agar isu tidak berkembang menjadi spekulasi liar.
Kasus ini menjadi perhatian warganet, mengingat program wakaf menyangkut amanah dan kepercayaan masyarakat.
Update Terbaru
Harvey Weinstein Alami Gagal Jantung di Rikers Island
Rabu / 01-07-2026, 16:10 WIB
Ledakan di Kawasan Industri Candi Semarang Tewaskan Satu Pekerja
Rabu / 01-07-2026, 16:10 WIB
Polisi Blokir Lima Rekening di Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel
Rabu / 01-07-2026, 16:10 WIB
Bukan Messi atau Ronaldo, Legenda Prancis Jagokan Michael Olise Raih Ballon d'Or
Rabu / 01-07-2026, 16:08 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.949 per Dolar AS, Tertekan Data AS dan Domestik
Rabu / 01-07-2026, 16:07 WIB
Golkar soal Capres Diusung 3 Parpol: Barangkali Benny Lagi Utak-atik
Rabu / 01-07-2026, 16:07 WIB
Israel Kembangkan Senjata Laser untuk Jatuhkan Satelit Musuh
Rabu / 01-07-2026, 16:07 WIB
Suhu Laut Dunia Catat Rekor Terpanas, Lewati Rekor 2023-2024
Rabu / 01-07-2026, 16:07 WIB
Kinerja Widodo Makmur Perkasa Berbalik Untung, Laba Tembus Rp130,3 Miliar pada Kuartal I 2026
Rabu / 01-07-2026, 16:07 WIB
Terungkap! PPPK di Bekasi Tewas Dicekik Pria yang Dikenal Lewat MiChat
Rabu / 01-07-2026, 16:07 WIB
5 Tewas saat Latsarmil, Kemhan Gelar Investigasi Internal
Rabu / 01-07-2026, 16:05 WIB
Ade Armando: PDIP Terus Begini, Bakal Gali Kuburnya Sendiri
Rabu / 01-07-2026, 16:05 WIB
Kapolri Pamer 1.415 SPPG dan Nol Kasus Keracunan MBG, Siap Luncurkan Buku Resep
Rabu / 01-07-2026, 16:05 WIB
Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat
Rabu / 01-07-2026, 16:01 WIB






