Googlebook: Konsep Menjanjikan, Tapi Semua Tergantung Eksekusi Google
Googlebook, laptop anyar Google yang dirancang khusus untuk kecerdasan buatan, terdengar sangat menarik di atas kertas. Namun, keberhasilannya sepenuhnya bergantung pada kemampuan Google untuk mewujudkan janji-janji tersebut.
Pengumuman Googlebook mengejutkan banyak pihak, termasuk para pengamat yang telah lama mengikuti perkembangan ChromeOS. Pasalnya, Google selama ini lebih fokus pada pengembangan platform ketimbang merilis perangkat keras sendiri.
>>> North Queensland Cowboys Kalahkan Brisbane Broncos di Derby Panas
Perjalanan Panjang Chromebook
Chromebook pertama kali diperkenalkan pada 2010 lewat program pilot Cr-48 yang melibatkan 60.000 orang. Setahun kemudian, Samsung dan Acer merilis Chromebook ritel pertama.
Sejak saat itu, Chromebook identik sebagai laptop murah untuk pendidikan.
Sebuah laporan menyebutkan bahwa sektor pendidikan menguasai 60,1% pangsa pasar Chromebook global pada 2025, dengan proyeksi nilai pasar mencapai USD 42,85 miliar pada 2034.
Google sempat merilis Chromebook Pixel pada 2013, namun kemudian kembali menyerahkan urusan perangkat keras ke mitra. Kualitas dan desain Chromebook pun mandek selama bertahun-tahun.
Dorongan AI dan Lahirnya Googlebook
Pada 2023, Google meluncurkan Chromebook Plus untuk meningkatkan citra platform. Namun, integrasi AI seperti Gemini awalnya terhambat karena ketergantungan pada komputasi awan.
Terobosan terjadi pada 2025 ketika Lenovo Chromebook Plus 14 hadir dengan chip MediaTek Kompanio Ultra 910 yang memungkinkan pemrosesan AI secara lokal.
Hal ini membuka jalan bagi Googlebook.
>>> Fajar/Fikri Tumbang di Semifinal China Open 2026
Googlebook diumumkan secara resmi awal tahun ini sebagai perangkat keras dan platform perangkat lunak yang dirancang untuk kecerdasan buatan Gemini.
Desainnya bahkan menyertakan elemen nostalgia seperti lampu RGB di bagian atas layar, mengingatkan pada Chromebook Pixel.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







