Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Pelita Air, Konsolidasi Maskapai BUMN Dimulai
Babak baru konsolidasi industri penerbangan BUMN resmi dimulai. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama Badan Pengelola (BP) BUMN mempercepat integrasi maskapai pelat merah.
PT Garuda Indonesia Tbk ditetapkan sebagai holding penerbangan nasional. Sementara itu, Pelita Air akan bergabung ke dalam Garuda Group.
>>> Viral Wanita Depok Rela Rogoh Kocek Sendiri demi Jadi Relawan Piala Dunia 2026
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan jajaran direksi Pelita. Pertemuan tersebut membahas arah penguatan holding maskapai nasional.
Dony menjelaskan bahwa Garuda Indonesia akan menjadi holding maskapai BUMN. Pelita akan bergabung sebagai bagian dari Garuda Group.
Menurutnya, konsolidasi ini akan memperkuat kapasitas grup dalam menghadapi persaingan industri penerbangan. “Garuda Indonesia nanti akan menjadi holding maskapai kita.
Pelita akan menjadi bagian dari Garuda Indonesia.
Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar,” ujar Dony, dikutip dari Instagram resmi BP BUMN.
Dony menekankan bahwa industri penerbangan membutuhkan ketelitian tinggi dan pengambilan keputusan cepat di setiap aspek operasional.
>>> Mengenal Quiet Dating, Tren Pacaran Tanpa Cari Validasi
“Industri yang membutuhkan ketelitian, yang harus dikelola day by day, minute by minute, adalah industri penerbangan. Begitu pesawat terbang, kita sudah bisa mengukur untung atau ruginya satu penerbangan.
Karena itu, penting melakukan analisis terhadap setiap rute dan konektivitas,” ujarnya.
BP BUMN dan Danantara juga mendorong peningkatan standar layanan Garuda Group secara menyeluruh. Peningkatan mencakup pre-flight, in-flight, hingga post-flight.
Penguatan layanan dilakukan melalui integrasi sistem penjualan tiket, peningkatan kualitas lounge, pengalaman di dalam kabin, standar pelayanan awak pesawat, kualitas katering, hingga penguatan program loyalitas pelanggan dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui konsolidasi dan peningkatan kualitas layanan di seluruh rantai perjalanan penumpang, Garuda Group diharapkan menjadi maskapai pilihan utama masyarakat Indonesia.
>>> Registrasi Biometrik Pangkas Penambahan Nomor Baru dari 1 Juta Jadi 250 Ribu per Hari
Langkah ini juga diharapkan meningkatkan daya saing sebagai pemain utama di tingkat regional.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







