PAS Sky Shop, Pertamina Bawa Produk UMKM Terbang Bersama Pelita Air
PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan PT Pelita Air Service meluncurkan program PAS Sky Shop, layanan belanja di atas pesawat yang memberikan kesempatan bagi UMKM binaan untuk memasarkan produk unggulan kepada penumpang Pelita Air.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa UMKM merupakan pilar utama pembangunan ekonomi kerakyatan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja.
>>> Bank Mandiri Raup Laba Rp30,4 Triliun per Juni 2026, Naik 24,4 Persen
Pernyataan itu disampaikan usai penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pertamina dan Pelita Air di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis (23/7).
"Sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen penuh melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM sebagai implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan serta mendukung Asta Cita Presiden, khususnya poin ke-3 tentang Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan," ujar Arya.
Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen membentuk ekosistem yang mendukung UMKM terlibat dalam proses bisnis korporasi, mendorong pertumbuhan industri kreatif, dan melanjutkan pembangunan infrastruktur.
Arya berharap program ini dapat membantu pengusaha lokal semakin berdaya saing dan tumbuh berkembang secara berkelanjutan menjadi entrepreneur yang tangguh, mandiri, dan kreatif.
Direktur Utama Pelita Air, Faik Fahmi, mengatakan inisiatif ini lahir dari kecintaan terhadap produk asli Indonesia.
Sinergi ini menghubungkan pembinaan UMKM dengan akses pasar sehingga pertumbuhan bisnis berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi nasional.
Faik optimistis Pelita Air menjadi saluran pemasaran yang tepat bagi UMKM binaan Pertamina untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat.
"Kami percaya, ketika layanan penerbangan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk terus berkembang, maka konektivitas tidak sekadar menghubungkan wilayah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian negeri," tutur Faik.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







