Adrien Broner Digugat Atas Tuduhan Pelecehan Seksual dan Penyerangan
Mantan petinju multi-juara Adrien Broner kembali berurusan dengan hukum. Ia digugat atas tuduhan pelecehan seksual dan penyerangan oleh seorang wanita bernama Havana Saint.
Dalam gugatan yang diperoleh TMZ, Saint mengklaim Broner mengundangnya dan teman-temannya ke pesta setelah acara pada 2 Juni 2026.
>>> BI Terus Angkat Budaya Nusantara Lewat Museum dan Desain Rupiah
Di sana, Broner mendorongnya untuk minum alkohol dalam jumlah banyak.
Saint mengaku terlalu mabuk untuk pulang, sehingga ia menerima tawaran Broner untuk menginap di rumah tempat pesta berlangsung.
Saat di rumah, Broner diduga menekannya untuk melakukan hubungan seksual, seks oral, dan masturbasi.
Broner juga disebut memperlihatkan alat kelaminnya dan memegang tangan Saint untuk memaksanya.
Saint mengaku telah menolak berkali-kali dan mengatakan bahwa ia tidak tertarik pada pria serta lebih menyukai wanita.
Meski demikian, Saint kembali ke rumah Broner keesokan harinya pada 3 Juni. Broner diduga marah karena mereka tidak berhubungan intim pada malam sebelumnya.
Saint mengaku Broner mencoba menyeretnya ke lantai atas, namun ia menolak. Ia kembali mengatakan tidak tertarik pada pria.
Saint mengaku tertawa saat kejadian, tetapi hanya untuk menyembunyikan rasa takut dan tidak nyaman.
Pada 8 Juni, Saint bertemu Broner lagi di sebuah rumah konten livestream di Los Angeles County.
>>> Harga Minyak Dunia Kembali Tembus US$100 per Barel
Ia mengaku mabuk, lalu Broner menariknya secara fisik dan menekannya untuk ikut ke rumahnya di Encino.
Di sana, Broner kembali menekan Saint untuk berhubungan seks, namun ia menolak. Saint dan teman-temannya menginap di rumah Broner.
Keesokan paginya, Broner menyiramnya dengan air es saat sedang livestream, yang menyebabkan rasa malu dan tekanan emosional.
Saint menegaskan tidak pernah berhubungan seks dengan Broner.
Namun, Broner diduga membuat pernyataan di livestream yang mengesankan mereka telah berhubungan, termasuk mengatakan bahwa Saint "membuatnya keluar".
Saint juga menggugat Nurideen Shabazz alias DeenTheGreat atas pernyataan fitnah di livestream-nya. Shabazz disebut mengatakan bahwa Saint telah tidur dengan banyak orang di rumah konten tersebut.
Gugatan diajukan atas tuduhan pelecehan seksual dan penyerangan terhadap Broner. Saint juga menuntut Broner dan Shabazz atas pencemaran nama baik dan tekanan emosional.
Platform streaming Kick juga digugat atas kelalaian.
>>> Respons MUI Usai Didatangi Menko Yusril Soal Abdul Karim Palestina
TMZ telah menghubungi Broner, namun belum mendapat tanggapan.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







