Netflix menghadapi gugatan pemecatan tidak sah dari mantan Wakil Presiden dan Kepala Kreatif Eyeline Studios, Kevin Baillie.

Ia mengklaim dipecat setelah mengungkapkan pengobatan ketamin yang diresepkan secara medis dalam sesi latihan 'Vulnerability-Trust' di perusahaan.

>>> Zenless Zone Zero Gandeng Banolim Pizza, Hadirkan Menu Spesial dan Koleksi Eksklusif

Gugatan tersebut menyebut pengobatan ketamin yang dijalani Baillie untuk depresi klinis setelah kematian ibunya menjadi faktor pemecatan.

Pengobatan itu diberikan secara legal di bawah pengawasan medis di sebuah klinik Santa Barbara pada akhir 2022.

Pengungkapan dalam Sesi Kepercayaan

Pada Januari 2026, dalam retret perusahaan di Sendero Ranch, California Utara, karyawan diminta berbagi pengalaman pribadi secara terbuka.

>>> Nintendo Maintenance Juli 2026: Daftar Game yang Terkena Dampak

Baillie menceritakan detail pengobatannya, namun kemudian diinterogasi dengan nada mencurigakan terkait penggunaan narkoba rekreasi.

Perusahaan kemudian meluncurkan investigasi internal dan pada April memberitahunya bahwa 'masalah terapi ketamin telah menjadi faktor dalam pemecatan.'

>>> Pembaruan Keamanan Juli 2026 untuk Galaxy S23 Mulai Menyebar ke Luar Korea

Selain pengungkapan ketamin, gugatan juga menyebut insiden penggunaan kata-kata kasar dan trik minum Guinness saat retret.

Baillie mengklaim alkohol menjadi bagian rutin acara perusahaan di bawah kepemimpinan Eyeline Studios, menunjukkan standar yang tidak konsisten.

Ia menuntut ganti rugi kompensasi, kerugian emosional, gaji yang hilang, dan tunjangan pesangon yang ditahan.

>>> Diskon Besar Galaxy S25 di India, Harga Turun Rp 20 Ribuan

Netflix belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut. Kasus ini diperkirakan akan berlanjut ke pengadilan AS kecuali ada penyelesaian di luar pengadilan.