Tes Darah Sederhana Bisa Deteksi Alzheimer Bertahun-tahun Sebelum Gejala Muncul
Sebuah tes darah sederhana berpotensi mengungkap penyakit Alzheimer bertahun-tahun sebelum gejala muncul. Inovasi ini dikembangkan oleh Alamar Biosciences melalui platform bernama NULISAseq CNS Disease 120 Panel.
Platform tersebut menggunakan teknologi proximity extension untuk mendeteksi konsentrasi protein dalam plasma darah.
>>> Apa yang Terjadi Jika Meniru Diet Viking ala Erling Haaland?
Selain melacak indikator klasik Alzheimer seperti GFAP, NEFL, dan tau terfosforilasi, panel ini juga menyaring puluhan protein lain.
Protein-protein tersebut terkait langsung dengan neuroinflamasi, kesehatan pembuluh darah, dan fungsi sinaptik.
Peneliti Karikari menekankan pentingnya pendekatan luas ini, karena penyakit tidak boleh dilihat dari satu sudut pandang saja.
Jaring Biomarker yang Lebih Luas
Kebanyakan tes darah yang ada hanya melacak beberapa penanda. Sebaliknya, panel NULISAseq memindai sinyal dari beberapa sistem biologis secara bersamaan.
Cakupan ini penting karena Alzheimer jarang berkembang melalui satu jalur tunggal.
Penyakit ini terbangun secara bertahap, melibatkan peradangan dan perubahan pembuluh darah jauh sebelum plak amiloid menumpuk atau kehilangan memori menjadi jelas.
Dengan merancang panel untuk menangkap sinyal awal yang lebih tenang, tim peneliti bertujuan memberikan gambaran komprehensif tentang kesehatan otak dari satu pengambilan darah standar.
Prosedur ini lebih praktis dibandingkan serangkaian tes invasif terpisah.
Pengujian Platform
Untuk memvalidasi platform, Karikari dan rekannya menganalisis 176 sampel plasma dari 113 orang dewasa tua yang kognitif normal.
Mereka tergabung dalam kohort MYHAT-NI, kelompok yang mewakili wilayah kurang mampu secara ekonomi di barat daya Pennsylvania.
Para peneliti membandingkan hasil NULISAseq sampel per sampel dengan uji Simoa yang sudah mapan untuk biomarker Alzheimer klasik.
Pembacaan panel tersebut cocok dengan tes konvensional.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







