Pria Ini Hindari Alzheimer Meski Bawa Mutasi Genetik, Ilmuwan Ungkap Teorinya
Seorang pria bernama Doug Whitney mewarisi mutasi genetik langka yang telah menghancurkan banyak anggota keluarganya.
Namun, ia justru tetap sehat secara kognitif di usia yang jauh melampaui usia rata-rata kerabatnya terserang Alzheimer.
>>> Media Vietnam Soroti Trio Naturalisasi Brasil, Timnas Indonesia Diwanti-wanti
Studi yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer's Disease mengungkapkan bahwa kunci ketahanannya mungkin terletak pada pekerjaannya sebagai montir mesin kapal.
Selama bertahun-tahun, Doug bekerja di ruang mesin yang panas dan pengap.
Bagi kebanyakan pembawa gen Alzheimer, penurunan kognitif dini hampir pasti terjadi, bahkan sejak usia 30 atau 40 tahun.
Namun, segelintir orang beruntung berhasil menghindari penyakit ini sepenuhnya.
Para peneliti menyebut mereka sebagai "pembawa mutasi dengan resistensi luar biasa". Doug adalah salah satu dari hanya tiga kasus terdokumentasi di dunia.
Penemuan yang Mengejutkan
Kasus Doug pertama kali menarik perhatian komunitas ilmiah ketika ia datang ke Washington University School of Medicine bersama sepupunya.
Saat itu, Doug sudah sepuluh tahun lebih tua dari usia rata-rata anggota keluarganya terserang Alzheimer.
Menurut ahli saraf Jorge Llibre-Guerra, penulis utama studi, mengetahui bahwa Doug benar-benar pembawa mutasi merupakan kejutan besar. "Sangat penting bagi saya untuk memahami ini," kata Doug.
Ibunya memiliki 13 saudara kandung, sepuluh di antaranya meninggal sebelum usia 60 tahun. Doug membawa bentuk mutasi gen PSEN2 yang diduga memicu Alzheimer dini pada banyak kerabatnya.
Namun, Doug seolah berhasil menghindari penyakit itu sepenuhnya. Apakah lingkungan kerjanya membantu membersihkan protein tau dan mencegah mutasi genetiknya aktif?
Protein Kejutan Panas: Pahlawan Tak Terduga?
Mutasi PSEN2 terkait dengan produksi berlebih protein amiloid yang menumpuk di otak dan mendorong perkembangan Alzheimer.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







