Penyeberangan Bakauheni-Merak Normal Meski Anak Krakatau Siaga
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni, Lampung, memastikan operasional penyeberangan Bakauheni-Merak, Banten, dan sebaliknya masih berlangsung normal, aman, dan lancar hingga Senin (6/7).
Hal itu disampaikan di tengah meningkatnya aktivitas vulkanis Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda yang kini berstatus Level III (Siaga).
>>> Sekjen Kemendagri Minta Pemda Jaga Tren Penurunan Indeks Harga
"Jalur penyeberangan Bakauheni-Merak, masih berjalan aman dan lancar.
Operasional kapal juga berjalan normal, dan masyarakat pengguna jasa penyeberangan tidak perlu khawatir," kata Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Suratno, Senin (6/7).
Ia mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.
Sebanyak 28 unit kapal melayani penyeberangan melalui tujuh dermaga aktif di Pelabuhan Bakauheni.
KSOP terus memantau perkembangan aktivitas GAK secara berkala melalui wilayah kerja di Pulau Sebesi dan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Setiap perkembangan aktivitas GAK menjadi dasar penentuan langkah keselamatan pelayaran di Selat Sunda.
>>> PM India Narendra Modi Tiba di Jakarta, Disambut Presiden Prabowo
Kewaspadaan bagi Pelaku Pelayaran
Meski penyeberangan aman, KSOP mengumumkan kewaspadaan dini bagi seluruh pelaku pelayaran yang melintas di perairan Selat Sunda.
Nakhoda kapal diminta mewaspadai potensi letusan susulan, lontaran material vulkanik, hujan abu, hingga gangguan teknis pada alat navigasi.
Semua kapal dilarang mendekati kawasan GAK dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif selama status Siaga berlaku.
Nakhoda wajib memantau informasi dari PVMBG, BMKG, atau instansi terkait, serta segera melakukan manuver penghindaran dan melapor jika ada indikasi gangguan keselamatan.
KSOP juga meminta kapal nelayan tradisional dan kapal wisata di sekitar Pulau Sebesi, Sebuku, dan sekitarnya untuk tidak mendekati kawasan GAK.
Hingga Senin (6/7), status Gunung Anak Krakatau masih Level III (Siaga).
>>> Dalami Aliran Uang Gubernur Riau, KPK Ingin Periksa Ulang Ajudan Pangdam
Berdasarkan data PVMBG periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, GAK mengalami 4 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 3 mm, durasi 7-19 detik, dan 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1-4 mm.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







